Faktual.Net, Sinjai, Sulsel. Terkait dana pinjaman daerah Kabupaten Sinjai yang sebesar Rp.185 miliyar kembali dipertanyakan. Ahad, (22/11/2020).
Salah satunya dari aktivis sosial, Anca Mayor. Di mana menurutnya, dari awal anggaran tersebut sudah banyak menimbulkan pertanyaan besar.
“Terkhusus masalah upah pekerja yang belum terbayarkan, saya meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) mengusut tuntas persoalan ini, mulai dari pengajuannya di dewan, proses lelang dan pekerjaannya, alasan saya jelas, dana pinjaman yang senilai Rp. 185 Miliyar ini telah disahkan dan disetujui di Dewan. Fisik telah dikerjakan, tapi kenapa pembayarannyanya bermasalah, ada apa?” bebernya seraya bertanya.
Ia juga menambahkan, semestinya pembayaran dana pinjaman tersebut sudah jatuh tempo.
“Dan menurut info, pembayaran pinjaman ini telah jatuh tempo, namun belum juga dibayarkan, padahal sudah dianggaraka, sekali lagi saya katakan, ada apa?” jelasnya, mengulang pertanyaan.
(Dzul)














