Example floating
Example floating
Pendidikan

Cek Langsung Kebutuhan Sekolah di Baubau, Asrun Lio Juga Perkenalkan Seluruh Pejabat  Dikbud Sultra

×

Cek Langsung Kebutuhan Sekolah di Baubau, Asrun Lio Juga Perkenalkan Seluruh Pejabat  Dikbud Sultra

Sebarkan artikel ini
Kadis Dikbud Sultra, Asrun Lio saat memimpin acara tatap muka bersama para Kepala Sekolah (KS) SMA,SMK, SLB Negeri dan Swasta se Kota Baubau
Example 468x60

Faktual.Net, Baubau – Usai menyelesaikan kegiatan kunjungan kerja (Kunker) mengunjungi sejumlah SMA, SMK, SLB Negeri dan Swasta di Buton Selatan (Busel), rombongan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra), melanjutkan kegiatan serupa di Kota Baubau, dipusatkan di SMKN 3 Baubau dan SMAN 3 Baubau,Selasa, (4/8/2020).

Kegiatan kunjungan kali ini dikemas dalam bentuk acara tatap muka. Hal ini dalam rangka melihat kebutuhan dan mendengarkan keluhan para Kepala Sekolah (KS) di Kota Baubau, sekaligus memperkenalkan para pejabat lingkup Dinas Dikbud Sultra.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Hal ini dikatakan Plt Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra,  Asrun Lio MHum PhD. Ia mengatakan, rombongan bertolak ke Kota Baubau guna mendengar keluhan, sekaligus memperkenalkan para pejabat lingkup Dinas Dikbud Sultra kepada para KS. Sebab, sebagian besar mereka (KS) belum paham melakukan koordinasi ditempat yang tepat.

“Mereka tidak tahu berkoodinasi kepada pejabat mana pada kasus-kasus tertentu. Misalnya masalah rotasi atau mutasi para guru, ini tentu mereka harus berhubungan pada bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK),” jelasnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, dimomen ini pihaknya menghadirkan hampir semua struktur Dinas Dikbud Sultra agar para KS mengetahui masing-masing pejabat yang berwenang.

“Kalau mau GTK, ini ada ibu Andi Asmawati. Terkait seksi-seksi SMK, ada Pak Husrin Haji kepala seksinya dan begitu seterusnya,” ucapnya.

Dengan memperkenalkan pejabatnya, Asrun Lio berharap pelayanan dinas terhadap sekolah semakin maksimal, dan menutup celah bagi para calo.

Baca Juga :  2.696 Mahasiswa Sudah Lolos Verifikasi, Kesempatan Daftar Beasiswa Masih Terbuka

“Agar nanti mereka tidak terjebak dalam berurusan pada orang yang tidak benar. Karena ini bagian dari pelayanan juga, kita pastikan tidak ada proses-proses pencaloan, tidak ada calo-calo yang bekerja pada dinas pendidikan dan kebudayaan. KS kalau ada masalah, langsung pada bidang atau seksi masing-masing,” jelasnya.

Terkait hasil kunjungan di SMKN 3 Baubau, Asrun Lio mengatakan bahwa sekolah tersebut telah mengalami peningkatan signifikan di sarana dan prasarana. Bahkan SMKN 3 Baubau telah layak menjadi teaching factory atau pembelajaran yang berorientasi produksi dan bisnis.

“Saya melihat bagaimana di jurusan busana sudah lengkap, sudah seperti konveksi. Dengan adanya bantuan-bantuan ini, baik itu di jurusan busana atau perhotelen, maka itu sudah memenuhi syarat sekolah ini bisa menjadi teaching factory. Teaching factory itu maksudnya, tidak hanya melaksanakan proses pembelajaran, tapi juga ada produk-produk, seperti layaknya pabrik di sekolah,” jelasnya.

Saat berada di SMKN 3 Baubau, Asrun Lio melakukan pengukuran untuk pembuatan baju, serta melihat secara langsung bagaimana pelayanan hotel anak bangsa milik Jurusan Perhotelan, yang lengkap dengan pelayanan reception, sovenir lokal, hingga dua ruang kamar hotel kelas satu. Termasuk melihat tempat praktik jurusan kecantikan dan tata boga.

Hal berbeda saat berada di SMAN 3 Baubau, Asrun Lio melihat bahwa sekolah membutuhkan bantuan pembangunan Lab bahasa dan Lab IPA. Termasuk akan melakukan pemindahan guru bidang studi tertentu karena dinilai berlebihan pada sekolah dimaksud.

Reporter : Marwan Toasa

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit