Buka HPS di Konsel, Ini Kata Menteri Pertanian RI

331

Faktual.Net, Konsel, Sultra. Menteri Pertanian RI, Dr Sahrul Yasin Limpo membuka kegiatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke – 39 di Desa Puudambu, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Sabtu, 2/11/2019.

Selain Menteri Pertanian, Kegiatan HPS yang merupakan agenda tahunan kementerian pertanian dihadiri Duta Besar Negara tetangga diantaranya Maroko, Turki, perwakilan Organisasi FAO, Dirjen Pertanian, Sekjen Pertanian, Gubernur, Walikota, Bupati se Indonesia serta ribuan undangan.

Sebelum membuka kegiatan HPS, Menteri Pertanian terlebih dahulu melakukan panen coklat, dilanjutkan dengan mengunjungi rumah produksi coklat di Desa Puudambu.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengawali sambutannya menyampaikan permohonan maaf Presiden RI, Joko Widodo yang tidak bisa hadir untuk membuka kegiatan HPS ke- 39 karena sedang melakukan tugas negara diluar negeri.

Baca Juga :  Menkes Berikan Kabupaten Bone Penghargaan Swasti Saba Untuk Ke Tiga Kalinya

Dia juga mengatakan, Presiden sangat berkeinginan untuk datang tetapi waktu kegiatan HPS bersamaan dengan kegiatan presiden diluar negeri yang tidak dapat diwakilkan sebab dihadiri seluruh presiden di dunia.

Syahrul Yasin Limpo, Di Dampingi Ali Mazi (Gubernur Sultra) Melakukan Panen Kakao Di Desa Puudambu, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan

“Makanya beliau memerintahkan saya untuk datang, menghadiri dan membuka acara HPS sekaligus menyampaikan pengarahan ditempat ini,” terangnya.

Ia menjelaskan, Hari Pangan Sedunia ke – 39 tahun 2019 bertema “Teknologi Industri Pertanian dan Pangan menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045” diangkat atas pertimbangan bangsa yang mandiri dan merdeka harus memiliki kemampuan untuk memiliki kebutuhan pangan sendiri dan indonesia berpotensi besar mewujudkan kedaulatan pangan tersebut.

Dia mengatakan, Kementerian Pertanian harus bekerja keras dalam menerapkan teknologi industri pertanian untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan petani dan pemenuhan lumbung pangan dunia 2045.

Baca Juga :  Menkes Berikan Kabupaten Bone Penghargaan Swasti Saba Untuk Ke Tiga Kalinya

Tentunya, sambung dia, melalui peningkatan produksi dan produktifitas dalam memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri harus terpenuhi.

“Bahkan kita berharap peningkatan ekspor dimasa akan datang adalah bagian bagian dari tujuan kita,” harapnya.

Semangat HPS 2019 harus menjadi konsoludasi emosional, Konsolidasi hati, baik para pejabat pusat, provinsi, kabupaten kota, kecamatan dan desa harus ada perhatian tentang pertanian.

“Karena masalah pertanian adalah masalah perut rakyat ketahanan negara ditentukan banyak oleh ketahanan pertanian dan pangan,” katanya.

Dia menambahkan, dalam mewujudkan negara Indonesia menjadi lumbung pangan, kementerian pertanian tidak bisa jalan sendiri, tetapi harus bekerjasama dengan Gubernur, Bupati, Camat, Lurah dan Desa.

Reporter: Marwan Toasa

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :