Faktual.Net, Muna. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muna membuka posko penggalangan bantuan untuk korban gempa dan tsunami Palu-Donggala dan sekitarnya mulai tanggal 1 Oktober 2018 sampai 6 Oktober 2018.
Kepala BPBD Kabupaten Muna, La Ode Ikbar Rifai menyampaikan kepada faktual.net bahwa dalam kegiatan penggalangan bantuan ini merupakan instruksi langsung dari gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi pada saat rapat koordinasi beberapa hari lalu di Kota Kendari.
“Kegiatan ini akan berlangsung selama 6 hari, telah kami mulai sejak 1 Oktober 2018 kemarin dan akan berakhir pada 6 Oktober 2018 atau beberapa hari kedepan,” kata Ikbar dikantornya pada Selasa, 2/10/2018.
Ikbar menambahkan bahwa beberapa jenis bantuan telah diterima pihaknya dari masyarakat berupa pakaian layak pakai, makanan instan dan minuman instan siap saji. Selanjutnya bantuan dari hasil partisipasi masyarakat yang dikumpulkan oleh BNPB Kabupaten Muna akan dikirimkan ke kendari dan selanjutnya pihak pemerintah provinsi Sultra bersama BNPB Sultra yang akan menyalurkan langsung ke Sulawesi Tengah (Sulteng).
Melalui media ini, Ikbar berpesan kepada masyarakat Muna yang berkeinginan membantu korban gempa dan tsunami Palu-Donggala, bisa menitipkannya lewat BPBD Kabupaten Muna.
“Jadi, bagi masyarakat yang berniat membantu saudara-saudara kita di Palu dan Donggala, kami dari pihak BPBD Kabupaten Muna menunggu partisipasinya selama seminggu, bantuan akan kami tunggu sampai tanggal 6 Oktober 2018, karena setelah tanggal itu, bantuan kan didistribusikan” tutupnya.















