Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Basyir Dosen STIE 66 Kendari Raih Penghargaan Satyalencana 20 Tahun Karya Satya

×

Basyir Dosen STIE 66 Kendari Raih Penghargaan Satyalencana 20 Tahun Karya Satya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Pj Gubernur Sultra, Andap memberikan Penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada Ode Muh Al Basyir Yamin Putra. Foto: Kariadi

Faktual.Net, Kendari — Dosen yang berdedikasi dari Kampus STIE 66 Kendari Dr. La Ode Muh Al Basyir Yamin Putra, S.Stp, M.Si memperoleh penghargaan bergengsi, Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

Penghargaan itu berlangsung pada puncak peringatan HUT Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ke-60, yang diselenggarakan di pelataran Kantor Gubernur Sultra, Sabtu (27/04/2024).

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Laode Muh Al Basyir Yamin Putra, kini menjabat sebagai Kabid Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sultra, masa kerja 20 tahun sesuai dengan surat Keputusan Presiden Republik Indonesia (RI), Nomor: 114/TK/Tahun/2023 tentang Penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya yang ditandatangani pada tanggal 06 November 2023.

Satyalencana diberikan langsung oleh Pj Gubernur Sultra kepada yang menerima penghargaan ini sebagai pengakuan atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi yang telah mereka berikan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

La Ode Muh Al Basyir sebagai sosok dosen di Kampus STIE 66 yang berada di Kota Kendari.

“Saya jadi dosen di STIE 66 Kendari itu sejak 2019, kebetulan saya PNS di Pemda terangkat di tahun 2002, di Kementerian Dalam Negeri. Kemudian penempatan pertama di Pemprov Sultra sampai hari ini, menyelesaikan studi S3 di 2020 dan alhamdulillah data base itu 2019 di dosen magister ilmu manajemen di STIE 66 Kendari sampai hari ini,” ungkap La Ode Muh Al Basyir Yamin Putra.

Baca Juga :  Tembus Panggung Dunia, Delegasi UHO Kendari Amankan Silver Medal di Malaysia

Dia berpandangan, bahwa pendidikan Sultra hari ini sudah menunjukkan nilai yang sangat positif karena dari sisi masyarakat dan ASN juga sudah mulai memahami pentingnya pendidikan, sehingga banyak di antara generasi muda dan ASN di pemerintah provinsi Sultra itu berlomba-lomba untuk melanjutkan pendidikannya dalam rangka meningkatkan wawasan.

“Alhamdulillah kalau untuk di pemerintah provinsi Sulawesi Tenggara itu kami juga mencoba memberikan saran dan masukan kpd rekan untuk melanjutkan pendidikan sesuai dengan kompetensinya dan banyak di antara mereka yg tertarik untuk melanjutkan studinya di STIE 66 Kendari,” ucap Muh Al Basyir.

La Ode Muh Al Basyir berharap kepada rekan-rekannya ASN yang belum sempat melanjutkan pendidikan tidak ada kata terlambat.

“Lanjutkan pendidikan tidak ada kata terlambat usia, itu hanya permainan angka saja. Paling tidak dengan pengetahuan kita makin terbarukan.

“Kita gampang menganalisa sesuatu hal, apalagi hari ini dunia banyak sekali perubahan yang hampir tidak bisa kita prediksi lagi, jadi dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi itu dapat membantu kita dalam melihat pandangan dan jangkauan terkait dengan tantangan dan hambatan menghadapi masa depan,” sambungnya.

Dia berharap untuk yang melanjutkan pendidikan dan yang sudah selesai, meraih gelar magister misalnya jangan pernah berhenti untuk terus belajar.

“Jangan pernah berhenti belajar, karena itu saya katakan tadi ilmu pengetahuan itu selalu mengalami perubahan, dinamis sesuai dengan tuntutan zaman,” ungkapya.

Penulis: Kariadi

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit