Example floating
Example floating
BeritaDaerahPemerintahan

Antrian Panjang, Komisi II DPRD Bone Sidak SPBU Pastikan Stok BBM Bersubsidi

×

Antrian Panjang, Komisi II DPRD Bone Sidak SPBU Pastikan Stok BBM Bersubsidi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net, Bone, Sulsel- Perbincangan Masyarakat pada Bahan Bakar Minyak (BBM) utamanya Minyak Solar di setiap Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU)  antrian kendaraan sangat panjang utamanya  mobil Truk sehari hari menjadikan sebagai pemandangan topik utama masyarakat.

Komisi II yang dipimpin Ketuanya Andi Idris Rahman Alang melakukan sidak memastikan ketersediaan BBM mulai jenis Pertalite sampai Minyak Solar di SPBU karena banyaknya keluhan Masyarakat utamanya pengendara berbahan bakar Solar yang ditengarai keterbatasan stock BBM jenis Solar.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Andi Idris Alang Fraksi Golkar didampingi, Andi Purnama Sari Gerindra dan Bahtiar Malla PDIP dan anggota komisi II lainnya melakukan sidak disejumlah SPBU dimulai SPBU dekat sentral kemudian SPBU jl.Ahmad Yani, SPBU Cabalu,dan berakhir di SPBU Caralla jl Karaeng Dg.Sigeri.

Antrian terjadi ditengarai setiap hari stock BBM habis disetiap SPBU Bone, sementara Andi Alang telah komunikasi ke pertamina Makassar bahwa heran jika tidak sampai jam 12.00 WITA BBM jenis solar sudah habis sedangkan jatah untuk Bone sudah ditambah.

Atas dasar Pertimbangan itulah, Komisi II mempertanyakan penanggung jawab pengelola SPBU utamanya meminta surat rekomendasi mulai dari Dinas Perikanan, Pertanian, Perdagangan dan Industri dan ditemukan kelemahan tidak adanya paraf dari pihak SPBU usai mengisi jirigen sehingga bisa dimanfaatkan pihak lain baik di SPBU itu sendiri maupun di SPBU lainnya.Rabu,(01/10/2025)

Dalam sidak salah seorang pengendara tanpa diminta penjelasannya langsung mendekati Anggota Dewan bersama beberapa Kepala Dinas terkait yang ikut dalam sidak berucap terima kasih karena mereka tidak lagi antri mengisi BBM karena tidak melayani jirigen mungkin karena Anggota Dewan ada, ucap sopir tersebut.

Baca Juga :  Melalui Semangat Gotong Royong, Warga Kampung Bongkialla Bersama Pemdes Rappolemba Lanjutkan Pengecoran Jalan Penghubung ke Malakaji

“Masyarakat antri isi BBM melakukan curhat bertanya Puang Dewan. Kapan tidak ada lagi antrean BBM seperti ini?” tanya bapak berkaos biru dari sisi kanan.

Anggota Dewan Komisi II tersenyum melihat ke arah bapak penanya itu dan balik bertanya kepada pria paruh baya itu.

“Bapak mengisi BBM jenis apa?” tanya Andi Purnama Sari yang sering disapa Puang Cece. Dijawabnya Minyak Solar

Andi Purnamasari pun dijelaskan oleh masyarakat isi BBM bahwa kemungkinan BBM bersubsidi  masih akan terjadi antrean. Penyebabnya, karena jumlah kendaraan yang terus bertambah baik dari  dalam kabupaten Bone maupun dari luar kabupaten Bone dan aktifitas Perikanan dan Pertanian meningkat memakai BBM Bersubsidi.

Lanjutnya dalam sidak ini, Anggota DPRD Komisi II DPRD Bone Andi Idris Alang mengatakan akan berdiskusi dengan banyak pihak terkait untuk segera menemukan solusi terbaik mengatasi BBM bersubsidi dan menjaga kualitas BBM bersubsidi dan nonsubsidi agar tidak tidak dimanfaatkan kedaerah lain banyak dikeluhkan masyarakat beberapa waktu belakangan ini.

Solusi sementara bahwa pemerintah membuat zona zona yang meminta rekomendasi untuk pengisian jirigen sehingga muda terkontrol bahwa nelayan A hanya boleh mengisi Solar di SPBU ini , yang juga SPBU telah disampaikan wilayah yang boleh melayani pengisian diluar dari kendaraan.

Redaksi Sulsel.

 

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit