oleh

Ancha Mayor Bidik Kongkalikong KKN Bakal Terbongkar

Faktual.Net ,Sinjai, Sulsel – Kongkalikong seputar lelang proyek ibarat diujung tanduk, Ancha Mayor tantang eks kepala ULP kabupaten Sinjai, hal ini terungkap, Sinjai (19/07/2021).

Warga kabupaten Sinjai Sekaligus Aktivis Pemerhati sosial, Andi Darmawansyah atau biasa disapa Ancha Mayor kembali menyuarakan pendapat.

Tantangan sekaligus kritik terhadap kebijakan pemerintah Kabupaten Sinjai yang mana menurutnya kongkalikong diduga terjadi di kantor unit layanan pengadaan ULP Sinjai.

Data diterima media Cetak dan Online, Bukti screenshot Percakapan inisial H ,kepala kantor ULP sejak ia menjabat, Nampak nyata dalam percakapan tahun 2019 lalu.

Membahas seputar kongkalikong Fee 20 persen pada proses proyek pembangunan infrastruktur kala itu, H berkomunikasi dengan salah seorang berinisial M.

Bukan kali ini saja, Ancha Mayor “geram” atas kebijakan Oknum Pejabat di kabupaten Sinjai yang terkesan Culas, meskipun dirinya telah dilaporkan ke pihak penegak hukum pasca mengkritisi kebijakan Oknum eks kadis kesehatan dan Oknum Bupati.

Ancha Mayor mengaku tak gentar, ia siap berbicara sesuai apa yang diketahui serta siap menerima konsekoensi atas tindakannya.

“Saya akan bongkar semuanya sesuai dengan apa yang saya ketahui, ujar Anca mayor, sambil menyebutkan seperti uang tunai Rp 20 juta rupiah yang di serahkan SR eks Dirut PDAM kabupaten Sinjai kepada Sekertaris pribadi (sekpri) Bupati, di salah satu apartemen dikota Jakarta, dan terkuak uang tersebut untuk bupati sinjai, dan lalu beberapa pihak yang melaporkan ke KPK , termasuk Insfektorat kabupaten Sinjai turut disebutkan telah melaporkan ke KPK.

Tepat Senin malam (19/07/2021) melalui wawancara Awak media ,tak tanggung tanggung Ancha Mayor Membidik Data Lelang tahun 2019 untuk pembuktian sembari menantang eks kepala ULP.

H. Ditantang untuk membuka data lelang sejak Tahun 2019 hingga Berakhir menjabat kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP), Kabupaten Sinjai. Senin, jika tidak ditemukan kongkalikong Ancha Mayor siap menelan kertas .

Menurut Ancha Mayor selama H menjabat Kepala ULP Sinjai documen lelang agar segera di buka untuk pembuktian fakta tentang percakapan tersebut.

“Saya tantang buka bukaan document proses lelang sejak H menjabat sampai berakhir masa jabatannya” kata Ancha mayor.

Lanjut kata dia” Didalam data lelang, jika tidak ditemukan kongkalikong yang berbuntut pada dugaan unsur korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) saya siap makan kertas”.

“Apabila data sudah dibuka dan di periksa oleh pihak berwenang namun tidak ditemukan kongkalikong ataupun dugaan unsur KKN didalamnya saya siap makan kertas”ketusnya

H, yang di sebutkan eks Kepala kantor ULP, sekaligus Pejabat aktif /kadis di salah satu kantor OPD kabupaten Sinjai, Dikonfirmasi Target Tuntas sejak bulan lalu hingga berita ini diterbitkan, pesan konfirmasi via WhatsApp enggan direspon alias no comen (pesan terblokir-Red).

Ungkapan Ancha mayor terkait uang tunai Rp 20 juta rupiah polemik praktek culas Oknum di PDAM Sinjai belum lama ini, SR membenarkan saat dikonfirmasi.

SR sebelumnya juga memberikan keterangan” pihak KPK belum melakukan pemanggilan atas laporan Inspektorat dan atau laporan Penggiat anti korupsi.

Penulis: Sutta
Editor  : Dzul

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :