Ali Mazi Harus Bertanggungjawab Terhadap Kebrutalan SatPol PP Pemprov Sultra

Faktual.Net, Kendari, Sultra. Gubernur Sultra Ali Mazi harus bertanggungjawab atas kebrutalan aparat Sat Pol PP yang telah melanggar nilai-nilai kemanusiaan terhadap aktivis Tolak Tambang. Hal tersebut ditegaskan oleh La Ode Subroto selaku ketua Mata Ombudsman Sulawesi Tenggara (Sultra). Ali Mazi harus menonjobkan Kasat Pol PP Pemprov Sultra.

Aktivis Muhammadiyah ini mengutuk keras tindakan brutal dan represif Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Pemerintah Provinsi Sultra dan aparatur kepolisian yang telah melakukan penganiayaan terhadap massa Tolak Tambang pada 6 Maret 2019 dikompleks Bumi Praja Kantor Gubernur Sultra.

Menurut La Ode Subroto bahwa kelakuan Sat Pol PP tersebut lebih mirip preman jalanan dengan kelakuan liar yang tidak layak digaji menggunakan uang negara.

“Mereka ini tidak layak menjaga kantor Gubernur, mereka lebih layak menjaga/menghalau binatang buas dihutan belantara”, kata ketua Mata Ombudsman Sultra ini pada faktual.net Kamis, 7/3/2019.

Korban Kebrutalan Sat Pol PP Pemprov Sultra

La Ode Subroto menegaskan bahwa Ali Mazi sebagai Gubernur Sultra harus bertanggungjawab terhadap kebrutalan aparatnya dan terjadi didepan kantornya.

“Ali Mazi tidak boleh menutup mata terhadap kejadian ini, kalau memang Ali Mazi prihatin terhadap terhadap kejadian ini maka buktikan dengan cara segera Non Job kan Kasat Pol PP Pemprov Sultra”, tegas La Ode Subroto.

“Ali Mazi jangan hanya berani mengatakan prihatin lewat media, tetapi tidak ada langkah kongkrit”, tambahnya.

Melalui media ini, La Ode Subroto mengingatkan Ali Mazi agar berhati-hati dalam mengurus persoalan tambang di Sultra jangan sampai salah urus dan beliau berakhir seperti gubernur sebelumnya.

“Sebagai putra Sultra, saya mengingatkan beliau agar hati-hati dalam menangani persoalan tambang di Sultra jangan sampai beliau berakhir seperti Nur Alam, berakhir di penjara karena salah urus tambang”, tutupnya.

Reporter : Aco Rahman Ismail

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :

Mungkin Anda Menyukai