Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
BeritaPolitik

Alasan Kuat LM. Inarto Perlu Lanjutkan Kepemimpinannya Sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Kendari

56
×

Alasan Kuat LM. Inarto Perlu Lanjutkan Kepemimpinannya Sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Kendari

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Kendari— Dalam politik organisasi, keberlanjutan kepemimpinan bukan semata soal regenerasi atau pergantian figur, tetapi tentang relevansi, kebutuhan objektif, dan kesinambungan kerja politik.

Sebagai salah satu partai politik terbesar di Indonesia, Partai Golkar haruslah dipimpin sosok yang memenuhi ketiga kriteria itu.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Dalam konteks DPD II Partai Golkar Kota Kendari, kepemimpinan LM. Inarto, ST masih sangat diperlukan agar dapat memperkokoh akar partai yang berlambangkan pohon beringin tersebut. Untuk itu, keberlanjutan kepemimpinan Inarto periode 2025–2030 bukanlah langkah mundur, melainkan pilihan rasional dan strategis, karena dia adalah sosok yang secara teori dan praktik politik sangat memenuhi kriteria.

Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Kendari Muhammad Maulana Ali Syaputra memaparkan bahwa terdapat tiga alasan kuat Inarto layak melanjutkan kepemimpinannya. Pertama, dari sisi kebutuhan publik dan konstituen, Golkar Kendari berada pada fase penting, partai telah berada di pusat kekuasaan legislatif melalui posisi Ketua DPRD Kota Kendari.

“Situasi ini menuntut kepemimpinan partai yang tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga memahami kerja kelembagaan dan ritme pemerintahan daerah. Inarto memiliki legitimasi elektoral dan pengalaman langsung dalam mengelola hubungan antara partai, DPRD, dan kepentingan publik. Keberlanjutan kepemimpinannya memberi kepastian arah bagi konstituen Golkar” Ungkap legislator yang akrab disapa Icank.

Kedua, dari sudut pandang kelembagaan partai, Golkar Kendari di bawah Inarto menunjukkan stabilitas internal yang relatif terjaga. Terpilihnya Inarto secara aklamasi pada periode sebelumnya menjadi indikator kuat bahwa ia diterima lintas struktur.

Baca Juga :  Genjot Pekerjaan Meski Cuaca Tak Bersahabat, PJ Desa Rappolemba Targetkan Lapangan Bajiminasa Siap Dipakai Lebaran

Dalam politik organisasi, stabilitas adalah modal utama untuk konsolidasi jangka menengah. Pergantian kepemimpinan yang tidak didorong oleh kebutuhan objektif justru berisiko memunculkan fragmentasi dan kompetisi internal yang tidak produktif.

Ketiga, Golkar Kendari masih membutuhkan figur yang mampu menghubungkan kepentingan partai dengan lembaga pemerintah. Posisi Inarto sebagai Ketua DPRD bukan hanya prestasi personal, tetapi aset strategis partai.

Keberlanjutan kepemimpinannya di DPD II memastikan sinkronisasi antara garis kebijakan partai dan kerja legislatif. Ini penting agar Golkar tidak terjebak pada dualisme arah antara struktur partai dan representasi di lembaga.

“Kepemimpinan Inarto masih relevan secara politik karena mampu menjawab tuntutan zaman, politik yang lebih rasional, tidak gaduh, dan berorientasi pada hasil. Dalam iklim politik lokal yang cenderung pragmatis, publik membutuhkan stabilitas dan kepastian, bukan konflik internal partai yang berkepanjangan. Golkar Kendari, dengan kepemimpinan yang berkelanjutan, dapat menawarkan keduanya” terang Icank.

Ketua DPD II AMPI Kota Kendari ini juga mengungkapkan, regenerasi tetap penting, tetapi regenerasi tidak selalu berarti pergantian. Dalam banyak kasus, regenerasi justru membutuhkan kepemimpinan yang kuat untuk menyiapkan kader dan memastikan transisi berjalan sehat. Di titik inilah kepemimpinan Inarto masih dibutuhkan.

Keberlanjutan kepemimpinan Inarto tidak semata-mata soal figur, tetapi soal menjaga arah, stabilitas, dan relevansi Golkar Kendari. Ketika publik, konstituen, dan lembaga masih membutuhkan kepemimpinan yang teruji, maka keberlanjutan adalah pilihan politik yang paling masuk akal. (**).

Tanggapi Berita Ini