Example floating
Example floating
NasionalSeminar Nasional

KPIT Kendari Gelar Talk Show Parenting Nasional

×

KPIT Kendari Gelar Talk Show Parenting Nasional

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Kendari, Sultra. Komunitas Parenting Ibu Tangguh (KPIT) Kendari, menggelar talk show parenting nasional, bertempat di aula kanwil agama propinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada senin 24/12/2018.

Peran strategis ibu dalam menyiapkan generasi pemimpin, diangkat sebagai tema talk show yang menghadirkan narasumber lokal dan nasional, yaitu Hj Mawar Rusella dan Ustadzah Yanti Tanjung.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Dalam pemaparannya ustadzah Yanti Tanjung mengungkapkan pentingnya pondasi aqidah iman yang kokoh dalam sistem pendidikan sejak dini guna menyiapkan generasi pemimpin sesuai zamannya. “Pondasi aqidah iman harus kokoh tidak boleh miring, kalau pondasi aqidah kuat maka gadget tidak masalah, anak tidak akan terpengaruh. Generasi pemimpin itu harus bisa mempengaruhi bukan dipengaruhi, dan aqidah islam merupakan aturan Allah yang absolut sesuai kondisi zaman,” tegas ustadzah Yanti Tanjung. Sebelumnya Hj Mawar Rusella sebagai narasumber pertama memaparkan kondisi kegalauan orangtua saat ini, akibat bahaya penggunaan gadget kepada anak usia dini yang susah terkontrol oleh orang tua.

Peserta Kegiatan Talk Show Parenting Nasional

Pilar sistem pendidikan harus memiliki tiga pendukung yaitu orang tua, masyarakat dan negara, salah satunya tidak bisa hilang. Apabila hilang ibarat bangunan akan roboh, jelas ustadzah Yanti Tanjung yang juga pengisi kulwah rutin mingguan di grup KPIT secara online.

Menyikapi dan menjawab berbagai pertanyaan peserta yang berasal dari kalangan orang tua dan pendidik, tentang kondisi lingkungan yang berpengaruh besar terhadap perilaku generasi saat ini, ustadzah Yanti Tanjung, berbagi solusi yaitu, setiap ibu harus cerdas atau kaya strategi dalam penyelesaian masalah anak, dengan cara memberikan solusi tampa masalah baru.

“Ada empat keharusan berpikir sebagai ibu untuk mengurangi beban ibu dimasa depan yaitu, pertama harus berpikir konsep pendidikan visi yang diinginkan terhadap anaknya mau dibawa kemana anak atau generasi kita. Kedua harus jelas tujuan pendidikannya, bukan hanya sekolah yang harus memiliki kurikum tapi juga dalam diri seorang ibu, selesai sekolah hingga kuliah bukan hanya jadi pekerja tapi jadi pemimpin. Ketiga, keharusan berpikir soal strategi dan sarana, untuk menjadikan anak soleh apa yang harus ibu lakukan, yaitu menamkan pondasi aqidah islam, terakhir dibutuhkan kesabaran. Seorang ibu harus menarik dimata anak-anaknya, jangan sampai dikalah menarik dengan gadget,” jelas ustadzah Yanti Tanjung.

Sementara Hj Mawar Rusella memberikan motivasi agar para orang tua dan pendidik tidak putus asa dalam mendidik anak baik dilingkungan formal maupun informal, dirinya menghimbau agar para ibu tetap istiqomah dan istimror, sebab menurutnya setiap anak memiliki keistimewaan sendiri-sendiri, termasuk anak yang memiliki kebutuhan khusus atau disabilitas, telah diberikan keistimewaan oleh Allah swt.

Talk show parenting nasional berlangsung dari pukul 08.00 sampai dengan 12.00 wita, peserta kurang lebih 300 orang yang terdiri dari anggota KPIT, ibu rumah tangga, orangtua murid, serta para pendidik.

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit