Faktual.Net, Jakarta Utara, DKI Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara tengah menggencarkan pendataan warga sekembalinya mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.
Langkah pendataan ini dilakukan semata-mata guna menyelamatkan DKI Jakarta dari penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Administrasi Jakarta Utara Edward Idris memastikan operator Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Administrasi Jakarta Utara yang bertugas di kelurahan bisa membantu pendataan apabila pengurus RT tidak paham menggunakannya.
“User (pengguna) aplikasi Data Warga ini pengurus RT/RW. Tapi nanti operator kami di kelurahan bisa membantunya apabila mereka tidak paham menggunakannya,” ujar Edward.
Warga yang terdata akan ditanyakan perihal hasil tes Covid-19. Apabila tidak memilikinya, petugas medis dari Puskesmas Kecamatan berkolaborasi dengan aparatur kelurahan akan melakukan pemeriksaan kesehatan baik swab antigen atau Polymerase Chain Reaction (PCR).
“Pendataan ini tindak lanjutnya tes Covid-19. Bahkan tidak hanya itu, pendataan ini juga nantinya bisa sebagai bank data warga untuk kepentingan kebijakan pemerintah,” jelasnya.
Sementara itu, sebanyak 129 jiwa terpantau balik mudik ke Jakarta Utara pasca libur lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah. Pantauan dilihat dari aplikasi Data Warga (DW) milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta per Senin (17/5) Pukul 08.40 WIB.
“Data ter-update hari ini ada 129 jiwa balik mudik ke Jakarta Utara,” kata Edward Idris, Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Administrasi Jakarta Utara saat dikonfirmasi, Senin (17/05/2021).
Dari 129 jiwa tersebut, Edward menerangkan, 103 jiwa diantaranya merupakan warga DKI Jakarta. Sedangkan 26 jiwa lainnya berasal dari warga non DKI Jakarta.
“Dari 126 jiwa tersebut, 72 jiwa diantaranya berjenis kelamin laki-laki dan 57 lainnya berjenis kelamin perempuan,” jelasnya.
Lebih rinci, Edward menerangkan pendataan paling menonjol terlihat pada kelurahan Pluit, Penjaringan. Tercatat sebanyak 63 jiwa terdata balik mudik yang diantaranya 52 jiwa merupakan warga DKI Jakarta dan 11 jiwa lainnya warga non DKI Jakarta.
“Dari 126 jiwa yang terdata ini, delapan jiwa telah menjalani tes PCR (Polymerase Chain Reaction) dan 17 jiwa lainnya telah menjalani tes antigen Covid-19. Sisanya 104 jiwa lainnya belum menjalani tes Covid-19,” ungkapnya.
Reporter : Amin Hidayat















