Faktual.Net, Kendari, Sultra. Memasuki hari ke tiga puasa pada Bulan Ramadan 1442 Hijriah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara terus menjaga kinerja, yang di antaranya ditunjukkan melalui tingkat kehadiran para pegawainya yakni diatas 95 persen.
Bahkan jelang sehari ramadhan sebelumnya, Kantor Dikbud Provinsi Sultra tetap nampak ramai, yang dikarenakan para pejabat hingga staf melakukan kebiasaan saling memberikan maaf, guna menyambut bulan suci ramadhan Tahun 2021.
Tingkat kehadiran yang cukup signifikan itu juga, didukung oleh komitmen para pejabat tinggi lingkup Dikbud Sultra seperti Kepala Dinas yang datang tepat waktu di pagi hari.
Kepala Dikbud Sultra, Drs Asrun Lio MHum PhD, Rabu (14/4/2021) mengatakan, kinerja selama Bulan Ramadhan harus tetap terjaga, terlebih telah dilakukan penyesuaian jam kerja melalui Surat Edaran Gubernur Sultra Nomor 061.2/1493, tentang penetapan jam kerja ASN lingkup Pemprov Sultra, yakni sejak Hari Senin hingga Kamis pukul 08.00 – 15.00 WITA dan istrahat pukul 12.00 – 12.30. Khusus Jumat yakni pukul 08.00-15.30 dan waktu istrahat pukul 11.30-12.30.
“Tentu kita berharap agar kinerja Dikbud Sultra selama ramadan tetap maksimal, terlebih telah dilakukan penyesuaian jam kerja. Terlebih pada bulan yang penuh berkah ini, bisa dimanfaatkan untuk meraih pahala dalam memberikan pelayanan maksimal,” ucap orang nomor satu di jajaran Dikbud Provinsi Sultra ini.
Dia pun berpesan, agar selama menjalankan ibadah puasa pada bulan ramadan ini, tidak menjadi halangan apalagi alasan untuk bermalas-malasan, melainkan menjadi motivasi dalam meningkatkan prestasi kerja dan pelayanan kepada masyarakat, sebab aktivitas telah dimulai sebelum waktu Salat Subuh sehingga menjadikan diri lebih siap hadir pada awal waktu.
“Bulan ramadan tidak hanya mengajarkan kita untuk dapat mengendalikan diri terhadap segala hal yang bisa membatalkannya, tetapi juga melatih diri kita menjadi lebih disiplin terhadap waktu, baik waktu untuk sahur, melaksanakan salat, membaca Al-qur’an hingga aktivitas ibadah-ibadah lainnya. Semoga hikmah ramadan tersebut dapat diaktualisasikan dalam kehidupan kita sebagai abdi negara dan masyarakat, terlebih dalam monetum ramadan 1442 H ini,” pesannya. (RILIS)
















