Example floating
Example floating
Daerah

Lefo Tidore Lakukan Gerakan Sadar Baca Bagi Generasi Muda

×

Lefo Tidore Lakukan Gerakan Sadar Baca Bagi Generasi Muda

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Tidore. Salah satu komunitas anak muda di Tidore yang diberi nama Lefo Tidore mulai beraksi dengan melakukan gerakan sadar baca bagi generasi muda di Kota Tidore Kepulauan pada Kamis, 1/11/2018.

Koordinator Lefo Tidore Syahril Dukomalamo kepada media ini mengatakan bahwa Gelar perdana gerakan sadar baca dimulai dari lokasi taman siswa Kelurahan Indonesiana Kecamatan Tidore, gerakan itu akan berlanjut di beberapa titik yang sudah menjadi target dari Komunitas Lefo Tidore, terutama di sekolah-sekolah yang berada di kota Tidore Kepulauan.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

“Selain buku yang disiapkan, kami juga menyediakan souvenir khas tidore, sebagai bentuk kreatifitas, mengajak generasi kita untuk mengasah kemampuan individual dalam dunia seni berbasis kearifan local,” ujarnya saat ditemui di lokasi kegiatan.

Lefo Tidore saat didatangi para siswa untuk membaca

Lebih lanjut lelaki yang akrab disapa Penoks itu juga mengatakan bahwa pihaknya berencana membuat Forum Grup Diskusi (FGD) terkait gerakan ini, sekaligus persiapan teknis untuk launching di bulan Desember.

Sementara alasan pihaknya membentuk komunitas tersebut, diawali melalui ide dan gagasan dari beberapa teman-teman yang berasal dari Peregrakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) atas situasi dan kondisi yang sedang berlangsung saat ini khususnya di kota Tidore Kepulauan yang masih minim akan kelompok yang bergerak di dunia gerakan sadar baca.

Baca Juga :  Program SEHATI di Gowa Perkuat Perlindungan Anak dan Karakter Remaja

“Kami menyadari jauh sebelum adanya Lefo Tidore ini sudah ada komunitas yang sudah melakukan hal yang sama, namun gerakan ini tidak sekedar ikut-ikutan atau dengan istilah bikin rame, sehingga poin pentingnya adalah mengajak generasi muda kita untuk kembali membaca buku,” tambahnya.

Para siswa dan salah satu anggota Lefo Tidore membaca bersama.

Salah satu menjadi catatan bersama, kata Penoks bahwa kota ini sudah berusia 910 tahun, itu artinya peradaban negeri ini sudah berlangsung lama dan menua dengan berjalannya waktu. Dalam konteks ruang dan waktu inilah yang menjadi warning bagi generasi muda hari ini untuk merawat peradaban negeri dengan membaca sejarah masa lalu.

“Gerakan tidore membaca ini bagian dari mengisi ruang kosong kota ini dari minimnya tokoh buku yang belum satupun nongol di emperan sudut kota. Dan kondisi jaman yang semakin cepat yang di dukung dengan teknologi dan informasi, bisa di bilang reformasi dunia baru di abad ini, media sosial menjadi konsumsi dan referensi anak muda hari ini. Oleh karena itu Lefo Tidore hadir sebagai bagian dari menjawab situasi dan dinamika yang berlangsung saat ini,” jelasnya.

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit