Faktual.Net, Gowa, Sulsel– Kepolisian Sektor Tinggimoncong mengevakuasi tujuh orang yang ingin mengunjungi air terjun Barayya, tepatnya di jembatan merah Desa Majannang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa, Sulsel, Jumat (12/02/21).
Kapolsek Tinggimoncong Polres Gowa IPTU Hasan Fadhlyh SH memimpin langsung saat melaksanakan evakuasi terhadap ke tujuh orang yang terjebak di pinggiran sungai Jenneberang akibat arus air naik.
Adapun identitas korban yang terjebak dan di evakuasi berinisial Ai, Mi, As, Sw, Ai, An, olivĀ dan keseluruhannya beralamat di Kota Makassar Sulawesi Selatan.
Kronologis kejadian, Ai bersama tujuh orang rekannya tiba di jembatan merah Daraha Desa Majannang untuk mengunjungi Air terjun Barayya dengan menempuh perjalanan sekitar 1 Km tiba-tiba air sungai Jeneberang berubah menjadi keruh akibat hujan turun.
Arus sungai jeneberang semakin deras dan mengakibatkan salah satu dari mereka terseret air kurang lebih 2 meter beruntung berhasil memegang batu sebagai penopang agar tidak terbawah arus air..
Berkat kerja sama yang baik antara kepolisian bersama masyarakat setempat, berhasil mengevakuasi ke tujuh orang yang terjebak di pinggiran aliran air sungai jeneberang dengan selamat dan langsung membawa ke Kantor Polsek Tinggimoncong.
Pada kesempatan tersebut Kapolsek menyampaikan imbauan larangan kepada seluruh masyarakat untuk tidak mengunjungi Air terjun Barayya saat musim penghujan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama.
Editor: Anton














