Faktual.Net, Mamuju — Sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan, Gerakan Satu Nusa bersama Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Makassar Timur (melakukan penyaluran bantuan kepada korban terdampak bencana gempa bumi di Mamuju Sulawesi Barat, Jumat (22/01/2021).
Ray Ayu selaku koordinator relawan Satu Nusa, mengatakan, bantuan yang diserahkan di bagi atas 20 paket bantuan, dengan berbagai macam kebutuhan dasar yang dibutuhkan pengungsi.
“Allhamndulillah sejak hari kamis sampai hari ini, kami bersama relawan telah menyalurkan bantuan di beberapa titik posko pengungsian,” ucap Azizah Ray.
Ianjut Azizah, tidak hanya membagikan bantuan berupa bahan kebutuhan dasar dan pokok bagi para korban, relawan juga melakukan pemeriksaan kesehatannya kesehatan dasar kepada pengungsi.
“Kami juga melakukan pemeriksaan kesehatan dasar, hal ini kami lakukan karena melihat kondisi pengungsi yang mulai terserang penyakit setelah hampir sepekan berada di tenda-tenda pengungsian,” imbuh Azizah.
Sementara itu Andi Tenri Besse selaku Koordinator Tim Dana memparkan jumlah si bantuan seperti beras, telur, alat mandi, susu bayi, popok dewasa dan popok bayi, makanan-makanan ringan disiapkan untuk membantu para korban di berbagai lokasi. Bantuan tersebut di dapatkan setelah melakukan galang dana dan membuka open donasi selama sepekan di Kota Makassar, dengan total bantuan yang di terima sebanyak 7.000.000 rupiah.
“Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada para teman-teman, donatur dan pihak terkait yang telah banyak membantu dalam memberikan bantuan kepada saudara terdampak di Mamuju Sulawesi Barat,” ujar Andi Tenri Besse.
Abdullah Fatih selaku Penanggung jawab umum, Gerakan Satu Nusa, menyampaikan rencana penyaluran dan pemeriksaan akan dilakukan selama 3 hari, terhitung pada hari kamis sampai sabtu nanti.
“Semoga bantuan yang di berikan dapat memberi manfaat kepada penerimanya, dan terimakasih kepada para sahabat, teman dan donatur yang membantu dalam menyiapkan segala kebutuhan yang di perlukan selama di Makassar,” pungkas Abdullah Fatih.
Untuk diketahui, gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021) sekira pukul 02.28 WIB dini hari. Sebelumnya, Sulawesi Barat juga telah diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,9, Kamis (14/1/2021).
Akibat serentetan gempa tersebut, sejumlah bangunan rusak parah, bahkan roboh. Tak hanya itu, gempa juga mengakibatkan longsor yang berdampak pada putusnya jalan penghubung dari Majene ke Mamuju. Hingga saat ini, masih banyak warga Majene dan Mamuju yang bertahan di pengungsian.
Editor: Kariadi












