Faktual.Net, Sinjai, Sulsel. Akhir-akhir ini, pembangunan infrastruktur hampir merata disemua kecamatan di Kabupaten Sinjai, Sumber dana Berasal dari pinjaman sebesar Rp. 189 Milyar dan APBD.
Salah satunya program perbaikan jalan terbilang hampir rampung dengan tujuan, agar perekonomian masyarakat berjalan lancar.
Alhasil,dari pekerjaan jalan itu, malah menuai pertanyaan hingga sorotan dari berbagai elemen, baik dari Aktivis, Mahasiswa, dan bahkan masyarakat itu sendiri.
Muhammad Saleh Mustafa misalnya, merupakan warga Dusun Pallimpoe Desa Duampanuae Kecamatan Bulupoddo kabupaten Sinjai, mempertanyakan ruas jalan didaerahnya yang dinilai dikerja asal-asalan sehingga hasilnya amburadul dan sampai saat ini belum dibenahi.
“Kenapa jalan Dusun Pallimpoe Desa Duampanuae, Kecamatan Bulopoddo belum juga dibenahi, sedangkan jelas-jelas jalanan disini lebih dulu dikerja dan juga lebih dulu rusak bahkan ramai di perbincangkan di Media sosial tapi ‘kok’ belum diperbaiki juga ,sedangkan jalan rusak di Kecamatan Sinjai Borong cepat sekali diresopon pihak Pemkab, ada apa sebenarnya ?”ucapnya pada tim, Sabtu (28/11/2020).
Pihaknya juga kecewa terhadap Pemkab, lantaran sering angkat bicara di media sosial namun tidak ada tindakan dari pihak terkait.
“Saya sering angkat bicara di media sosial namun tidak ada respon, sedangkan di Kecamatan Sinjai Borong hanya sekali viral di media sosial, dan orang nomor satu di Sinjai langsung menanggapi. Padahal pekerjaan jalan ruas Mallenreng-Sereng ada beberapa titik yang harus di evaluasi seperti, pekerjaan badan jalan, bahu jalan, dranaise, dan talud. Tapi sampai sekarang belum ada respon” kembali bertanya.
Sampai berita ini diturunkan pihak terkait belum dikonfirmasi tekait kekecewaan Warga Desa Duampanuae, Kecamatan Bulupoddo.
(dzul)















