Example floating
Example floating
BeritaHeadlinePeristiwaReligi

Pelantikan DPD Pewarna DKI Jakarta

×

Pelantikan DPD Pewarna DKI Jakarta

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Integritas Seorang Wartawan Membentengi Diri Dari Pemberitaan Yang Sesat


Faktual.Net,Jakarta- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pewarna DKI Jakarta periode 2020-2025 resmi dilantik Jum’at, 13 November 2020 di Aula Gedung Yayasan Komunikasi Indonesia Jakarta.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Maksud dan tujuan kegiatan Pelantikan DPD Pewarna Propinsi DKI Jakarta adalah :
-Melaksanakan Program Kerja Pewarna Indonesia,
-Mengadakan personalia pengurus DPD Propinsi DKI Jakarta Pewarna Indonesia.
-Kesinambungan kaderisasi dan kepemimpinan DPD Propinsi DKI Jakarta Pewarna Indonesia.

Susunan kepengurusan Perwarna DKI Jakarta
Ketua : Johan Pirtondi Sihombing
Sekretaris : Fidelia Hotmaria Parhusip
Bendahara : Moshe Dayan

KETUA BIDANG (KABID)

Kabid Organisasi & Kaderisasi : Johan Sopaheluwakan
Kabid Hukum & Advokasi : Douglas Noach M.L. Tobing
Kabid Komunikasi & Informasi : Hendriko Siahaan
Kabid Kerohanian & Pelmas : Milton C. Pantouw
Kabid Pemberdayaan Media & Ekonomi Kreatif : Andreas Budi Prasetyo
Dan Hanugrah Hariwibowo

KETUA KABUPATEN / KOTA

Ketua Pewarna Id Kab Kepulauan Seribu : Fridris Jimson Siburian
Ketua Pewarna Id Kota Jakarta Pusat : Donny Barita Sari Gultom
Ketua Pewarna Id Kota Jakarta Utara : Zulkarman
Ketua Pewarna Id Kota Jakarta Timur : Hamonangan P.V. Samosir
Ketua Pewarna Id Kota Jakarta Selatan : Rapolo Eldona Turnip
Ketua Pewarna Id Kota Jakarta Barat : David Sinulingga

Kepengurusan yang dilantik oleh Ketua Umum Pewarna Indonesia Yusuf Mujiono
yang disaksikan oleh Jajaran Lintas Pengurus Gereja

Dalam sambutannya, Yusuf Mujiono berpesan,melalui acara Pelantikan DPD Propinsi DKI Jakarta Pewarna Indonesia tentunya akan menghadirkan Wartawan yang semakin mengedepankan warna harmoni terhadap keberagamanan kota Jakarta yang semakin aman, damai dan sejahtera.

Kehadiran Pewarna di Propinsi DKI Jakarta, menjadikan Pewarna Indonesia ke depannya, menjadi mitra Pemerintah Daerah DKI Jakarta, bersama Gubernur serta Jajarannya dapat bersinergi menciptakan Jakarta sebagai kota toleransi beragama, sehingga pelaksanaan pembangunan yang kondusif boleh berlangsung dengan baik. Suasana dan iklim tersebut sebagai Jakarta dengan slogan “Maju Kotanya, Bahagia Warganya”.

Dan dengan dilantiknya DPD Persatuan Wartawan Nasrani(Pewarna) Indonesia di Propinsi DKI Jakarta, merupakan salah satu jawaban terhadap tugas dan peran Pewarta Nasrani (Kristen dan Katolik) menyuarakan suara kebenaran dan keadilan, serta memperjuangkan umat Tuhan dalam mengusung keberagaman, melawan isu hoax, intoleransi dan radikalisme di kota Jakarta tercinta, serta mampu menciptakan generasi yang kreatif dan inovatif.

Baca Juga :  Nobody Loves Kay Sukses Bikin Suasana Mengharu Biru di Gala Premiere : Menggambarkan Nyata Perjuangan Mewujudkan Mimpi yang Kerap Diremehkan

Pdt. Kiky Tjahjadi M.T.H., Ketua BPD GBI DKI Jakarta, dalam khotbahnya menekankan tentang Integritas Seorang Wartawan Nasrani adalah juga Saksi Kristus yang harus memiliki Integritas.

Khotbah Pendeta(Pdt), Seorang Wartawan Nasrani harus memiliki Integritas dalam melakukan tugasnya menyampaikan berita dan memiliki warna dalam penulisan, agar pembaca dan narasumber merasa nyaman dan tidak afa ketersinggungan.

Integritas yang dimaksudkan adalah
Pertama, ketulusan hati, Wartawan Nasrani mewartakan bukan karena terpaksa atau ada maunya, seperti Allah melihat ketulusan hati Salomo membuat Allah berkenan (1 Raja 9: 4-5) ; (Mazmur 26:1)

Kedua : Tetap Tekun dalam Kesalehan, sebagai panutan, apapun tidak akan bisa menjauhkan Ayub dari Tuhan termasuk orang yang disayanginya, Ayub 2 : 3,9. Seorang Jurnalis Nasrani harus menjaga kesalehan hidupnya dari godaan apapun, sehingga Penyertaan Tuhan tetap berlangsung atas hidupnya.
Ketiga : Tidak Bersalah ; Melakukan Apa yang Benar. Jurnalis Nasrani tidak pernah ada rasa takut selagi melakukan apa yang benar ; tidak memberitakan Kabar Bohong atau Hoaks, Allah menjadi pembela dan selalu ada dipihak Pewarta yang benar, (Ayub 31:6).

Keempat : Bersih Kelakuannya,
Seorang Jurnalis Nasrani harus tetap ada dalam area ahlak atau kelakuan yang Bersih/Suci karena kemanapun pergi, semua yang dilakukan berkaitan dengan Pewartaannya akan tetap AMAN dan tidak ada rasa tertuduh karena kesalahan yang diperbuat., (Amsal 10:9).

“Betapa pentingnya INTEGRITAS bagi seorang Jurnalis Nasrani, memang tidak mudah untuk mewujudkannya, perlu penyerahan seluruh aspek hidup secara totalitas pada Tuhan, sehingga nantinya para Jurnalis Nasrani yang bersatu dakam Pewarna(persatuan wartawan nasrani) bisa tampil sebagai Saksi Kristus menjadi garam dan terang dunia,” ucap Pdt kiky.(zul)

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit