Faktual.Net, Butur, Sultra – Berlanjutnya Wabah Virus Corona atau Covid-19 terutama di Sulawesi Tenggara (Sultra) terus meningkat penyebarannya, Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kabupaten Buton Utara (Butur) melakukan Bakti Sosial (Baksos) di sejumlah tempat umum yang ada di kota Ereke pada, Ahad (20/09/2020).
Gerakan kemanusian yang dilakukan para ASN tersebut mengusung tema “Loyalitas Tanpa Batas” sebagai wujud kepedulian melawan Covid-19 dengan tujuan mengerahkan seluruh sumber daya untuk kepentingan pelayanan kemasyarakatan agar Butur tetap terjaga mulai dari sisi Ekonomi, Sosial, maupun kebudayaanya.
Peserta Baksos yang tidak menyebutkan identitasnya mengungkapkan bahwa Baksos yang diadakan oleh komunitas ASN Butur ini dihadiri oleh lintas OPD Butur, para Camat, Lurah/Kades sampai kepala sekolah dan guru, juga kepala puskesmas dan staf.
“Kami menyiapkan baju untuk 500 orang, namun tidak cukup. Akan tetapi, banyak juga teman-teman ASN yang datang meski tidak mendapatkan baju yang disiapkan oleh panitia,” kata dia saat dihubungi oleh Faktual.Net lewat WhasttAppnya usai kegiatan.
Kegiatan Baksos yang berlangsung mulai pagi hingga siang kata dia, Diawali dengan senam pagi dilapangan raja jin, kemudian bagi-bagi masker pada penjual dan pengujung pasar minaminanga, lalu membersihkan area masjid keraton dan selanjutnya bersantai dan makan di pantai Membuku.
Dengan itu, lanjutnya. Bahwa Komunitas ASN akan terus menjaga profesionalitas dalam pelayanan masyarakat. Apalagi dalam menghadapi serta mencegah wabah Covid-19 yang tidak pernah ditau kapan berakhirnya.
“Sebagai ASN tentu harus bersikap profesional dalam melayani masyarakat dan loyalitas masuk prioritas penilaian kinerja ASN. Maka dari itu kami tetap jaga yang melekat pada diri kami sebagai pelayan masyarakat,” sambung dia.
Selain itu, dalam melancarkan perputaran ekonomi dalam kondisi keterbatasan peluang kerja dan pendapatan masyarakat, Komunitas ASN Butur yang dihadiri ribuan orang diharuskan berbelanja Rp.100.000/orang saat mengikuti Baksos.
“Kami sudah sepakti berbelanja Rp.100.000/orang berbelanja untuk memperlancar perputaran ekonomi dan peningkatan pendapatan pelaku usaha kecil,” mengakhirinya.
Rep : Zahirudin











