Faktual.Net, Batang, Jateng – Dengan meningkatnya jumlah angka yang terpapar covid-19 setiap hari, hampir mencapai 20 sampai 23 orang, Pemerintah daerah Batang bersama TNI Kodim 0736/Batang, Polres serta instansi lainnya menggelar rapat koordinasi upaya peningkatan Recovery Rate dan menurunkan Mortality Rate serta evaluasi gerakan Zero Covid – 19.
Rapat Koordinasi yang Bertempat di ruang Abirawa Pemerintah daerah Batang, Jum’at ( 18/9/20 ). Di hadiri Dandim 0736/Batang Letkol Inf Dwison Evianto ,SE , M.Han, Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka , S.IK., M.Si, para Camat, Danramil dan Kapolsek se – kabupaten Batang melalui zoom meeting.
Bupati Batang H. Wihaji mengungkapkan bahwa kedepan pemerintah daerah akan lebih tegas dalam penegakan perihal covid-19. Akan ada sangsi yang telah di tetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah bagi para pelanggar dalam operasi yustisi, terkait semakin banyaknya warga Batang yang terpapar covid,
Untuk penyelenggaraan acara besar, di himbau Bupati agar tidak di laksanakan, guna mensosialisasikan bahaya covid – 19. Operasi yustisi akan dilakukan secara rutin. Pelibatan kegiatan ini sudah pasti melibatkan berbagai instansi, dalam membantu Kelancaran, dan Dalam waktu dekat akan di buat duta – duta untuk sosialisasi serta edukasi, sehingga masyarakat dapat memahami apa itu covid – 19 dan bagaimana bahayanya virus ini, Terangnya.
Lanjutnya, meningkatnya covid di Batang tak lepas dari kurangnya pemahaman masyarakat dan ketaatan yang masif oleh masyarakat, maka dari itu akan di sosialisasikan melalui pendekatan yang unik. Seperti kegiatan ibadah Jumatan agar sesuaikan dengan protokol kesehatan. Ungkap Wihaji.
Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka , S.IK., M.Si menyampaikan beberapa hal yakni menekan penyebaran covid-19 dengan inti 3 M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak). Serta dalam mengurangi lebih banyak lagi orang yang terpapar, maka di aktifkan kembali operasi yustisi.
Lanjutnya, dengan di bentuk agen – agen untuk menanggulangi hal ini. Kemudian menggerakkan masyarakat muda dengan lomba fotografi guna mensosialisasikan 3 M.
Kapolres telah memerintahkan para Polsek dan Bhabinkamtibmas untuk door to door mensosialisasikan 3 M degan tujuan Zero covid, tutup AKBP Edwin L. Sengka.
Dalam kesempatan yang sama, Dandim menyampaiakan tentang duta covid sependapat dengan Kapolres. Yang selanjutnya forkopimda agar lebih intens dan turun kebawah atau ke masyarakat srawung bersama, guna menekan penyebaran covid – 19. Dengan turun kebawah, Dandim yakin akan ada keberhasilan.
Sudah di sampaikan Dandim ke jajaran agar di intensifkan dengan forkopimcam serta berkerjasama dengan Karang taruna atau PKK juga door to door. Apabila para unsur yang di atas jalan, yang di bawah juga akan mengikuti dengan tujuan kita menjaga masyarakat terjaga dari covid, penegakan Yustisi dengan cara Soft saja atau persuasif. Tutup Letkol Inf Dwison Evianto.
Niko















