Example floating
Example floating
BeritaDaerahPemerintahan

Kasus Legislator Positif Covid-19 Gegerkan Buteng

×

Kasus Legislator Positif Covid-19 Gegerkan Buteng

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Ditulis Oleh: Ajuna S.Pd

📷 Ajuna Ketua PDPM buteng (Foto: Istimewa)

Faktual,Net, Buton Tengah, Sultra– Dalam waktu dua hari ini, kita masyarakat Buton Tengah telah digegerkan dengan pemberitaan tujuh orang anggota DPRD Buton Tengah yang reaktif Positif Covid-19, setelah menjalani serangkaian pemeriksaan rapid tes yang dilakukan oleh dinas kesehatan Buton Tengah pada (21/07/2020).

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Namun mereka yang reaktif tersebut tetap nekat melakukan perjalanan dinas di luar daerah. Sehingga hal ini semakin menambah kekecewaan orang nomor satu di Buton Tengah, padahal sebelumnya sudah ada himbauan dari bupati sendiri, agar supaya mereka yang dinyatakan reaktif positif Covid-19, berdasarkan hasil rapid tes untuk tidak dulu melakukan perjalanan dinas keluar daerah sebelum keluar hasil swabnya.

Tetapi dibalik persoalan tentang tujuh orang anggota DPRD Buton tengah yang dinyatakan reaktif Covid-19 berdasarkan hasil rapid tes dan dari tujuh tersebut dinyatakan tiga orang yang positif berdasarkan hasil swab, yang lebih menggelitik perhatian kami sebagai masyarakat melihat masalah ini adalah satu hubungan komunikasi dan koordinasi antara dua lembaga ini kurang bermartabat dalam menyikapi persoalan ini.

Seharusnya lembaga Legislatif dan eksekutif dalam hal ini DPRD dan pemerintah Buton Tengah saling menghargai satu sama lain dalam hal kebaikan agar supaya marwah dua lembaga yang memiliki derajat yang sama tapi beda fungsi ini menjadi tontonan yang menarik dimata publik.

Bupati sebagai pimpinan lembaga eksekutif ketika memberikan himbauan kebaikan kepada anggota DPRD Buteng yang reaktif covid-19 untuk tidak melakukan perjalanan dinas seharusnya diindahkan, karena itu untuk kebaikan diri dan orang lain serta memutus rantai penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  Kembalinya Asrun Lio ke Universitas Halu Oleo sebagai Dosen dan Akademisi

Tetapi disisi lain bupati sebagai pimpinan eksekutif juga harus sedapat mungkin menahan diri agar jangan sampai bahasa yang dikeluarkanya dapat menurunkan marwah anggota DPRD sebagai lembaga legislatif. Karena hal ini demi menjaga kemitraan yang baik dalam perjalanan pemerintahan.

Anggota DPRD seharusnya bersikap bijak artinya mereka yang telah menjalani rapid tes melalui dokter yang ada di Buton Tengah dan hasilnya reaktif Positif Covid-19 pada 21 Juli 2020, mestinya mereka menunggu hasil swab.

Apabila mereka ingin mengetahui perkembangan dirinya dengan mencari dokter di daerah tetangga dengan harapan hasilnya reaktif negatif, jangan kemudian motifasinya agar bisa melakukan perjalanan dinas. Tetapi hendaknya perkembangan tersebut di sampaikan dan di koordinasikan dengan tim gugus tugas Buton Tengah, agar dapat mengkonfirmasi hasil kebenaran rapid tersebut.

Selanjutnya harapan kami sebagai masyarakat kecil, yaitu sikap kerjasama antara dua lembaga ini pemerintah dan DPRD Buton Tengah dalam hal penanganan Covid-19 dapat menjadi contoh yang baik, tentunya melalui sikap komunikasi dan koordinasi yang baik agar kedua lembaga ini tidak saling mencari kesalahan masing-masing.

Penulis adalah Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Buton Tengah

Isi opini di luar tanggung jawab redaksi

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit