Example floating
Example floating
BeritaDaerahPemerintahan

Perketat Pintu Masuk, Wawali Turun Pantau Aktifitas Di Perbatasan

×

Perketat Pintu Masuk, Wawali Turun Pantau Aktifitas Di Perbatasan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual. Net, Tidore, Malut. Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan mulai memperketat pintu masuk di setiap pelabuhan maupun perbatasan melalui jalur darat. hal itu dilakukan sebagai bentuk dari komitmen pemerintah daerah untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Tidore Kepulauan.

Untuk itu, Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen menghimbau kepada seluruh masyarakat kota Tikep khususnya para pengguna transportasi baik laut maupun darat, seperti juragan speed boat dan sopir angkot agar dapat bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk tidak memuat penumpang yang tidak memiliki persyaratan sebagaimana yang diatur dalam Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 nomor 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan orang dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Selain dari itu, Wawali juga meminta kepada Tim Covid-19 yang didalamnya tergabung jajaran dari pihak Kepolisian dan TNI agar dapat menindak tegas bagi setiap warga yang masuk di kota Tidore Kepulauan tanpa menunjukan surat keterangan terkait dengan hasil Rapid tes yang menunjukan dia negatif Covid-19, maka sudah harus dipulangkan kembali ke daerah asalnya. begitu juga dengan warga Kota Tidore Kepulauan yang apabila mau melakukan perjalanan keluar dari Tidore maka harus melengkapi persyaratan sebagaimana yang termuat dalam Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tersebut.

Baca Juga :  Skandal Fungsi! Dishub Gowa Diduga Salah Wewenang, Kinerja Di Bawah Ekspetasi

“Jika dia ASN, TNI atau Polri maka harus punya surat ijin dari atasannya dan harus menunjukan hasil Rapid tes atau surat keterangan sehat beserta KTP, namun saya berharap untuk ASN yang dari Provinsi itu kalau bisa menetaplah di Sofifi, tidak usah bolak balik Sofifi Ternate,” ungkapya saat memantau Aktifitas di pelabuhan Speed Boat Sofifi pada Kamis, (14/5/20) .

Selain melakukan pemantauan di Pelabuhan Sped Boat Sofifi, Wawali juga memantau aktifitas perbatasan Tidore dan bebeberapa kabupaten lainnya melalui jalur darat tepatnya di desa Kaiyasa Kecamatan Oba Utara Kota Tidore Kepulauan, dalam pantauan tersebut, Wawali juga sempat mengingatkan kepada petugas yang melakukan penjagaan agar terus memantau dan memperketat setiap orang yang masuk di Tidore.

“Penutupan akses masuk ini kita rencanakan selama 14 hari, hal ini agar masyarakat kita bisa aman dari Virus Corona, sebab penyebaran corona ini datangnya dari luar daerah yang terjangkit, dan saat ini Tidore juga sudah ada yang positif sehingga perlu untuk kita ikhtiarkan agar penyebarannya tidak meningkat,” tandasnya.

 

Reporter : Aswan Samsudin

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit