Faktual.Net, Buton Tengah, Sultra – Ratusan warga Kelurahan Watulea, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah (Buteng) sempat panik dan geger saat mendengar kabar tentang hilangnya Rianto (47), seorang nelayan dari atas perahu miliknya saat sedang melaut di sekitar perairan Kabupaten Muna, Senin (11/5/2020).
Pria yang kerap dipanggil Yanto ini awalnya dikabarkan hilang pada pukul 14.30 WITA. Dari informasi warga setempat, perahu milik Rianto pun masih terdampar di perairan Walengkabola, Kabupaten Muna.
“Tadi pagi saya ketemu juga dengan dia saat sama-sama memancing disekitaran perairan Walengkabola, tapi saya kaget setelah saya pulang, padahal orang-orang bilang kalau Yanto hilang karena perahunya terdampar di Walengkabola,” kata La Kaito (36) rekan korban, saat ditanya oleh awak Faktual.net pasa Senin, (11/5/2020) sore.
Ratusan warga yang berkerumun di pinggir laut (Dekat terminal Lombe) pun tampak panik saat menanti kepulangan warga yang mencari keberadaan korban secara suka rela.
Yanto yang tadinya dikabarkan hilang dari atas perahu, kemudian ditemukan sekitar kurang lebih pukul 17.30 WITA, yang berpegang pada rompong (Bagang) dalam kondisi selamat.
Saat kembali ke darat, Rianto pun tampak lemas dan kecapean setelah selama kurang lebih tiga jam berenang untuk menyelamatkan diri. Sesampainya di kediamannya, ratusan warga tetap berkerumun untuk menyaksikannya secara langsung.
“Tadi saya rasa seperti ada yang dorong, sehingga saya langsung jatuh ke laut, saya mau kejar perahuku tapi karena mesinnya jalan terus makanya tidak bisa lagi mengejar. Saat saya jatuh di laut saya hanya pasrah antara hidup dan mati, karena tadi saya sudah cape berenang, tapi untung saya dapat rompong dan alhamdulillah kita masih diberi umur panjang juga sampai saat ini,” ujarnya mengakhiri.
Reporter: Anto Buteng















