Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Sidak Posko Covid-19, Samahuddin: Penjagaan Setiap Perbatasan Harus Makin Diperketat

×

Sidak Posko Covid-19, Samahuddin: Penjagaan Setiap Perbatasan Harus Makin Diperketat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Buton Tengah, Sultra – Bupati Butong Tengah (Buteng), H. Samahuddin, SE menggelar inspeksi mendadak (Sidak) pada Posko Terpadu Pencegahan dan Pemantauan Covid-19 di Desa Lakapera, Kecamatan Gu, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Muna, Senin (27/4) malam.

Dalam sidak tersebut, Bupati Buteng turut didampingi oleh Ketua DPRD Buteng Bobi Ertanto, S.Pd, anggota DPRD Sa’al Musrimin Haadi, SKM, Azaluddin, Syarifuddin, SH, Hasrun, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muhammad Yusuf, Camat Gu Amir, S.Pd, serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sarifuddin Fanta, S.IP.

Bupati Buteng, H. Samahuddin, SE saat diskusi bersama beberapa anggota DPRD maupun Kapus Lombe Kecamatan Gu terkait penanganan Covid-19

Setibanya di lokasi Posko Covid-19 perbatasan Lakapera-Muna, Bupati Buteng bersama rombongan disambut oleh Kapolsek Gu Iptu Yutaman Pontengi yang melalukan back-up penjagaan sejak siang, Kepala Puskesmas (Kapus) Lombe Kecamatan Gu La Ode Saidin, Kades Lakapera La Owo Maksimus, mantan Kades La Kaosi Simon, tokoh masyarakat Alexander Ernesto, S.Pd, serta puluhan personil gabungan dari Tim Gugus Covid-19 yang bertugas.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Kegiatan tersebut kata Samahuddin, dilakukan sebagai tindak lanjut pencegahan penyebaran virus Corona di daerah yang dipimpinnya, paska Kabupaten Muna dan Kota Baubau dikategorikan sebagai daerah zona merah terpapar Covid-19.

“Penjagaan setiap perbatasan harus makin diperketat dan Posko harus dijaga selama 24 jam, nanti yang jaga pake sif atau giliran, agar para petugas jaga juga tidak terkuras energinya, karena Buteng sekarang diapit oleh dua daerah yang masuk kategori zona merah Covid-19, kalau kita lengah, maka kita juga bisa kena,” ucapnya saat dikonfirmasi awak media.

Suasana penjagaan di Posko Pencegahan dan Pemantauan Covid-19 di Desa Lakapera

Bupati yang gemar turun lapangan ini juga menginstruksikan, para petugas jaga harus melakukan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan dari luar daerah yang hendak masuk ke wilayah Buton Tengah.

“Setiap ada kendaraan yang masuk ke Buteng maka orangnya harus diperiksa, kalau ada sopir atau penumpang, atau pengendara roda dua yang melawan untuk diperiksa maka koling aparat Keamanan, suruh balik saja dan jangan masuk di Buteng, karena jangan sampai mereka bawa virus Corona dari luar, pokoknya sekarang tidak ada tawar-menawar, ini demi keselamatan kita semua, kalau saya tidak tegas maka rakyat Buton Tengah yang jadi sasaran Covid-19,” ujarnya.

Para petugas jaga sedang melakukan tugas di Posko Terpadu yang ada di Desa Lakapera

Ketua DPRD Buton Tengah, Bobi Ertanto, S.Pd kepada jurnalis Faktual.Net juga menegaskan, setiap pendatang harus mengikuti prosedur sesuai protap Kesehatan yang diberlakukan di masa pandemi Covid-19.
Baca Juga :  Akhirnya Penantian Berakhir Semangat Masyarakat Desa Bontotangnga Mengantarkan Perbaikan Jalan Poros yang Lama Terabaikan

“Memang ada beberapa orang di Talaga yang baru datang, tapi mereka sudah karantina (Isolasi diri). Saya tidak akan biarkan kalau mereka tidak karantina, saya sangat sepakat dengan pak Bupati, penjagaan dan pengawasan di setiap Posko memang harus diperketat, kalau ingin daerah kita aman dari Covid-19,” tegas legislator kebanggan Kecamatan Talaga ini.

Selain itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Buteng Sa’al Musrimin Haadi, SKM juga sangat mengapresiasi ketegasan Pemda Buteng dalam mengeluarkan kebijakan terkait pencegahan Covid-19 di Buteng.

“Saya salut sama pak Bupati, ditengah kesibukannya, beliau juga giat melakukan sidak di Posko perbatasan walaupun sudah malam, itu dilakukan beliau hanya karena wujud kecintaannya terhadap masyarakat Buteng, saya tau persis karena saya sering diskusi bersama beliau. Kita harapkan masyarakat Buton Tengah di setiap desa dan kelurahan punya kesadaran untuk pro aktif memutus mata rantai Covid-19, caranya gampang, ikuti saja apa yang diinstruksikan oleh pemerintah,” tuturnya.

Bupati Buteng bersama rombongan saat tiba di Posko Siaga Covid-19 di Desa Teluk Lasongko

Terkait penanganan Covid-19, Kepala BPBD Kabupaten Buteng, Muhammad Yusuf juga sempat menyampaikan informasi zona kuning yang sempat disandang Buton Tengah beberapa waktu lalu.

“Itu hari sempat kita di status zona kuning, tapi alhamdulillah sekarang Buton Tengah kembali ke status zona hijau (Zona aman), karena daftar PDP yang tadinya di Buteng ada dua orang, tapi sekarang sudah kembali nol (Tidak ada). Upaya maksimal yang bisa kita lakukan untuk mencegah Covid-19 yaitu meningkatkan imun (Kekebalan) tubuh, supaya virus Corona tidak mampu masuk ke tubuh kita,” pungkasnya.

Bupati Buteng saat berbincang bersama rombongan, Kades Teluk Lasongko, serta Kapus Wamolo

Usai kegiatan sidak posko perbatasan di Desa Lakapera, Kecamatan Gu, Bupati Buteng bersama rombongan juga bergeser ke Posko Siaga Covid-19 yang terletak di Desa Teluk Lasongko, Kecamatan Lakudo.

Tiba di Posko Siaga Covid-19 Teluk Lasongko, Bupati H. Samahuddin sempat berbincang bersama Kades Teluk Lasongko La Ode Nasirun dan Kapus Wamolo Halik, SKM untuk mengorek keterangan terkait proses penjagaan yang diterapkan selama ini. Kegiatan sidak pun berakhir pada pukul 22.15 WITA. (**)

Anto Buteng

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit