Faktual.Net, Buton Tengah, Sultra – Bupati Buton Tengah (Buteng) H. Samahuddin, SE membeberkan bukti keaslian ijazah sarjana yang dimilikinya dengan memperlihatkan serta membacakan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) bernomor : B/330/A.2/III/RES.1.9/2020/Krimum dari laporan yang dilayangkan oleh Aliansi Masyarakat Buton Tengah di Kantor Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) tertanggal 30 November 2019 lalu, saat digelarnya apel akbar di pelataran Sekretariat Pemda Buteng, Senin (13/4/2020).
Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bila SP2HP tersebut turut mendukung keaslian dan kebenaran ijazah sarjana yang dipegangnya serta tidak mengada-ada.
SP2HP itu sengaja dibacanya didepan puluhan Pimpinan Instansi, Lurah dan para Kepala Desa untuk mematahkan isu maupun tudingan dugaan ijazah palsu yang berkembang di Media Sosial (Medsos) belakangan ini.
“Jadi ingat kalau main facebook, kalau jabatan saya silahkan, tapi untuk pribadi saya jangan coba-coba masuk di dalam wilayah itu, karena itu biar parang saya hadapi,” ungkap Samahuddin.
Dengan jiwa besarnya, Bupati Buteng ini juga mengaku tidak mempersoalkan koreksi atau kritikan yang dilayangkan publik terhadap kinerja pemerintah demi kemajuan daerah.
“Kalau koreksi tentang kinerja saya sebagai pemerintah silahkan, mari kita duduk bersama-sama demi untuk kebaikan Buton Tengah,” ucapnya.
Samahuddin juga menunjukkan sikap ketulusan, pemaaf, serta jiwa penyayangnya kepada seluruh rakyatnya dengan memaafkan serta menerima kembali Siti Marfuah (Istri Muhammad Sadli) sebagai tenaga honorer di kantor DPRD Buton Tengah yang sebelumnya sempat berhenti sejak beberapa bulan lalu.
Selain menyerahkan SK honor, Bupati Buteng ini juga memberikan uang santunan senilai lima juta rupiah untuk membantu menunjang kehidupan keluarga kecil Muhammad Sadli.
Amatan awak media ini, disela-sela pemberian SK dan uang santunan tersebut, Samahuddin juga turut mendoakan keluarga Sadli agar kelak mendapat anugrah kehidupan yang lebih baik dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Saya tidak merasa dendam, selama ini tiga tahun saya bertahan. Sekarang saya serahkan kepadanya SK, hari ini saya ikhlas dan saya kembalikan ke kantor DPRD Kabupaten Buton Tengah untuk honor kembali, kita doakan bersama, semoga rumah tangga dan kehidupannya kedepan bisa lebih baik lagi, aamiin,” pungkas Samahuddin yang secara spontan disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta apel akbar tersebut.
















