Example floating
Berita

Niat Membantu Warga Atasi Persoalan Sampah, HJ. Ria Ependy Justru Dilaporkan, Ada Apa? ‎

×

Niat Membantu Warga Atasi Persoalan Sampah, HJ. Ria Ependy Justru Dilaporkan, Ada Apa? ‎

Sebarkan artikel ini
Niat Membantu Warga Atasi Persoalan Sampah, HJ. Ria Ependy Justru Dilaporkan, Ada Apa? ‎
Niat Membantu Warga Atasi Persoalan Sampah, HJ. Ria Ependy Justru Dilaporkan, Ada Apa? ‎

‎faktual.net, Gowa, Sulsel — Persoalan sampah yang menumpuk di sejumlah titik di Kabupaten Gowa kembali menjadi perhatian masyarakat. Tumpukan sampah yang menimbulkan bau tidak sedap dinilai mengganggu kenyamanan warga dan membutuhkan penanganan serius.
‎
‎Persoalan tersebut turut disampaikan HJ. Ria Ependy dalam agenda live streaming pada Jumat (25/9/2026). Ia mengatakan, keterlibatannya dalam persoalan sampah berawal dari adanya keluhan masyarakat terkait kondisi lingkungan yang mereka hadapi.
‎
‎Di tengah keresahan tersebut, HJ. Ria Ependy hadir dengan niat membantu warga yang menyampaikan keluhan mengenai tumpukan sampah dan dampaknya terhadap lingkungan. Kepedulian tersebut disebut berangkat dari keresahan masyarakat yang menginginkan adanya perhatian serta solusi terhadap persoalan sampah.
‎
‎Namun, langkah HJ. Ria Ependy dalam menyoroti persoalan tersebut justru dikabarkan berujung pada sebuah laporan. Informasi tersebut kemudian memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai persoalan yang sebenarnya terjadi dan dasar dari laporan tersebut.
‎
‎Persoalan itu menjadi salah satu pembahasan dalam agenda live streaming bersama HJ. Ria Ependy yang mengangkat isu penanganan sampah di Kabupaten Gowa.
‎
‎Sejumlah pertanyaan pun mencuat, antara lain mengenai dasar laporan terhadap HJ. Ria Ependy, langkah yang dilakukan dalam membantu warga, serta kondisi pengelolaan sampah di sejumlah titik yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
‎
‎Soroti Kondisi Tempat Pembuangan Sampah
‎
‎HJ. Ria Ependy menjelaskan bahwa keterlibatannya dalam persoalan tersebut bermula dari keluhan warga mengenai tumpukan sampah dan bau yang ditimbulkan.
‎
‎Menurutnya, masyarakat membutuhkan perhatian terhadap kondisi lingkungan yang mereka hadapi sehari-hari.
‎Ia juga memberikan penjelasan mengenai lokasi pembuangan sampah yang saat ini digunakan. Menurut keterangan HJ. Ria Ependy, lokasi tersebut merupakan tempat pembuangan sampah sementara yang digunakan dalam kondisi darurat.
‎
‎“Pembuangan sampah sekarang adalah TPA pembuangan sampah sementara. Apabila kemudian hari TPK pembuangan sampah terbuka kembali, akan saya tutup karena sifatnya hanya sementara untuk pembuangan dalam kondisi darurat,” ujar HJ. Ria Ependy.
‎
‎Pernyataan tersebut menjadi bagian dari pembahasan mengenai mekanisme penanganan sampah di Kabupaten Gowa, termasuk kejelasan kebijakan dan pengaturan mengenai penggunaan lokasi pembuangan sementara.
‎
‎Minta Pemerintah Berikan Kejelasan
‎Sementara itu, Asywar berpandangan bahwa pemerintah daerah perlu memberikan kejelasan kepada masyarakat melalui kebijakan maupun surat edaran yang mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
‎
‎Menurutnya, kejelasan tersebut penting agar masyarakat memperoleh informasi yang memadai mengenai kebijakan penanganan dan pembuangan sampah. Dengan demikian, potensi kesalahpahaman di lapangan dapat diminimalkan.
‎
‎Persoalan ini diharapkan tidak berhenti pada polemik mengenai adanya laporan terhadap HJ. Ria Ependy. Lebih jauh, persoalan tersebut dapat menjadi momentum untuk membuka pembahasan mengenai sistem penanganan sampah di Kabupaten Gowa secara lebih transparan dan berkelanjutan.
‎
‎Masyarakat pada dasarnya membutuhkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Karena itu, setiap pihak diharapkan dapat menyampaikan informasi secara terbuka serta mengedepankan penyelesaian terhadap persoalan yang dirasakan langsung oleh warga.
‎
‎Pertanyaan yang kini muncul bukan hanya mengenai laporan terhadap HJ. Ria Ependy, tetapi juga bagaimana kondisi warga yang setiap hari harus berhadapan dengan tumpukan sampah dan bau yang mengganggu lingkungan mereka.
‎
‎Melalui agenda live streaming bersama HJ. Ria Ependy, persoalan tersebut diharapkan dapat dibahas secara terbuka, termasuk mendengarkan penjelasan mengenai alasan dirinya terlibat dalam upaya membantu warga serta persoalan yang kemudian muncul.
‎
‎Pada akhirnya, penanganan sampah membutuhkan kejelasan kebijakan, koordinasi antarpihak, serta keterbukaan informasi kepada masyarakat. Dengan langkah tersebut, persoalan lingkungan diharapkan dapat diselesaikan secara proporsional dan tidak berkembang menjadi polemik yang berkepanjangan

Baca Juga :  Keracunan MBG Berulang, Yoyok Riyo Sudibyo Harapkan SPPG Dapat Peringatan

Reporter : Sattu

Tanggapi Berita Ini