Example floating
Example floating
Headline

UMKM Toloa Curi Perhatian, Wawali Tidore Dorong Keripik Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga

×

UMKM Toloa Curi Perhatian, Wawali Tidore Dorong Keripik Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual Net,Tidore,Malut. Pelatihan pembuatan keripik berbahan baku keladi, pisang, dan sukun yang digelar di Kelurahan Toloa mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Tidore Kepulauan. Kegiatan yang disponsori Keluarga Besar Toloa di Perantauan tersebut dinilai menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat mampu membangun ekonomi keluarga melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Apresiasi itu disampaikan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman saat menutup secara resmi kegiatan Pelatihan Pengembangan Ekonomi Masyarakat Industri Rumah Tangga Tahun 2026 di Kelurahan Toloa, Senin (3/8/2026).

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Dalam sambutannya, Ahmad Laiman menegaskan bahwa UMKM berbasis keluarga dan komunitas layak mendapat perhatian karena memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian masyarakat.

“UMKM kecil berbasis keluarga dan komunitas patut diapresiasi dan diberikan penghargaan yang setinggi-tingginya. Pelatihan yang digagas Keluarga Besar Toloa, baik yang berada di Tidore maupun di perantauan, merupakan langkah luar biasa yang perlu terus dikembangkan. Kegiatan seperti ini harus disosialisasikan agar mampu memberikan penguatan ekonomi masyarakat di Kota Tidore Kepulauan,” ujarnya.

Ia berharap, pelatihan serupa tidak berhenti di Kelurahan Toloa, tetapi dapat direplikasi di berbagai wilayah melalui peran Tim Penggerak PKK maupun Dharma Wanita Persatuan (DWP).

Potret Wakil Walikota Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman Saat Memberikan Sambutan

“Tentunya kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilaksanakan di Toloa. Melalui PKK dan Dharma Wanita Persatuan, semoga pelatihan semacam ini dapat terus disosialisasikan sehingga mampu memperkuat ekonomi rumah tangga masyarakat,” katanya.

Menurut Ahmad Laiman, pengalaman saat pandemi COVID-19 membuktikan bahwa UMKM rumah tangga memiliki daya tahan yang lebih kuat dibandingkan sektor usaha lainnya.

Baca Juga :  GP Ansor Tidore Bergerak Perkuat Pendidikan Al-Qur'an, Senator Hasby Yusuf Serahkan 80 Mushaf untuk TPQ

“Ketika pandemi COVID-19 banyak perusahaan berhenti beroperasi, tetapi UMKM tetap mampu menopang ekonomi keluarga. Karena itu, kegiatan seperti ini harus terus didukung. Selain dukungan pemerintah, promosi melalui media sosial juga sangat penting sebagai sarana pemasaran produk,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan, Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, juga memberikan apresiasi kepada UMKM Toloa Indah Berkembang yang melibatkan ibu-ibu PKK dalam pelatihan tersebut.

Ia mengaku terkesan dengan hasil pelatihan selama tiga hari, di mana para peserta telah mampu menghasilkan keripik keladi, pisang, dan sukun dengan kualitas dan cita rasa yang baik.

“Di tengah kondisi efisiensi anggaran, kami berharap seluruh UMKM dapat mengambil peran untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. PKK Tidore juga memiliki sejumlah UMKM binaan yang bekerja sama dengan Bank Indonesia, seperti produk sagu varian rasa dari Kelurahan Jaya. Untuk Keripik Toloa Indah Berkembang, Insya Allah akan kami bantu promosikan agar semakin dikenal masyarakat,” tuturnya.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan industri rumah tangga yang memanfaatkan potensi pangan lokal menjadi produk bernilai tambah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo, Ketua DWP Kota Tidore Kepulauan Hj. Nuraen Ismail Dukomalamo, pimpinan OPD terkait, penyelenggara H. Rahman Adrias, perwakilan Keluarga Besar Toloa di Perantauan Abdul Kadir Wakano, instruktur pelatihan Carolina Katiandagho, pengurus PKK dan DWP Kota Tidore Kepulauan, Camat Tidore Selatan, Lurah Toloa, serta ibu-ibu PKK Kelurahan Toloa.

 

Reporter: Sarif

Tanggapi Berita Ini
Example 468x60