Example floating
Example floating
BeritaDaerahHeadline

Miris! Event Road Race di Gowa Diduga Diwarnai Arogansi, Dugaan Premanisme, dan Kisruh Pengelolaan Parkir

×

Miris! Event Road Race di Gowa Diduga Diwarnai Arogansi, Dugaan Premanisme, dan Kisruh Pengelolaan Parkir

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net, Gowa, Sulawesi Selatan – Pelaksanaan ajang Road Race yang digelar di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, menuai sorotan dari sejumlah peserta.

Kegiatan yang semestinya menjadi ajang olahraga dan hiburan masyarakat itu justru diwarnai keluhan mengenai dugaan tindakan arogan oleh oknum panitia serta polemik pengelolaan parkir.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Sejumlah peserta mempertanyakan pelaksanaan kegiatan yang dinilai kurang tertata, khususnya terkait penggunaan lahan parkir yang diduga belum dikoordinasikan dengan masyarakat pemilik lahan maupun instansi terkait. Kondisi tersebut memicu ketidakpuasan di lapangan dan berujung pada adu argumen antara peserta dengan pihak pengelola parkir.

Menurut keterangan sejumlah peserta, situasi di lokasi sempat memanas. Mereka mengaku mendapat perlakuan yang dinilai intimidatif dan menduga adanya tindakan premanisme oleh Hendra, yang disebut sebagai pengelola parkir dalam kegiatan tersebut. Dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan penelusuran lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Selain dugaan intimidasi, pengelolaan parkir juga menjadi sorotan. Beberapa warga dan peserta mempertanyakan legalitas pengelolaan parkir serta dugaan belum adanya persetujuan dari masyarakat setempat terkait pemanfaatan lahan parkir.

Padahal, pengelolaan retribusi parkir di wilayah Kabupaten Gowa merupakan kewenangan pemerintah daerah melalui instansi yang berwenang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Salah seorang peserta, Fachrully Usman, mengaku kecewa terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Kami sangat kecewa. Seharusnya sebuah event olahraga dikelola secara profesional dengan mengutamakan keamanan dan kenyamanan peserta, bukan justru diwarnai dugaan arogansi dan tindakan yang membuat peserta merasa terintimidasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Isu Konflik Pesantren Darul Istiqamah Diangkat di Situs Web UIN Alauddin Makassar, Pimpinan Pesantren akan Surati Rektor.

Fachrully juga mempertanyakan pengelolaan parkir yang menurutnya belum memiliki komunikasi maupun persetujuan yang jelas dengan masyarakat sekitar lokasi.

“Setahu kami, parkiran itu juga belum ada izin atau persetujuan dari masyarakat setempat. Hal-hal seperti ini harus dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan keresahan,” tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ma’ruf Alam, Kepala Bidang Perparkiran dan Terminal Dinas Perhubungan Kabupaten Gowa, menjelaskan bahwa kawasan Pasar Bontorea hingga saat ini belum ditangani oleh Dinas Perhubungan karena aktivitas pedagang masih sepi.

Terkait persoalan parkir pada kegiatan Road Race, Ma’ruf Alam mengatakan pihaknya masih melakukan koordinasi internal.

“Untuk Pasar Bontorea belum ditangani Perhubungan karena masih sepi pedagang. Terkait kegiatan Road Race, kami sementara rapat dengan kepala seksi. Nanti Kasi Parkir yang akan memberikan penjelasan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Road Race, Abdul Hakim Dg Ngerang, membantah adanya insiden serius. Ia menyebut situasi yang terjadi hanya dipicu kesalahpahaman di lapangan.

“Tadi sudah aman. Hanya terjadi miskomunikasi karena cuaca panas sehingga situasi sempat memanas, tetapi sekarang sudah aman dan terkendali,” jelasnya.

Faktual.net akan terus mengawal perkembangan persoalan ini dan membuka ruang hak jawab maupun hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang berkaitan dengan pemberitaan sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Reporter: Awal Sanjaya

Tanggapi Berita Ini
Example 468x60