Gambar cover sumber: Indozone.id
Faktual.net – Jakarta Timur, DKI Jakarta – Minggu, 17 Mei 2026 – Keputusan Gregoria Mariska Tunjung untuk mengundurkan diri dari pelatnas Cipayung menyita perhatian publik sekaligus meninggalkan kesan mendalam bagi dunia olahraga tanah air. Selama berkarier membela Merah Putih, Gregoria telah mengukir sejarah gemilang, mengubah nasib sektor tunggal putri yang dulunya kerap disepelekan menjadi kekuatan yang disegani di kancah dunia. Prestasi gemilang ini mendapatkan apresiasi tinggi dari berbagai kalangan, termasuk Keluarga Besar PEWARNA Indonesia.
Ketua PEWARNA Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Johan Sopaheluwakan, S.Pd., C.EJ., C.BJ., CLA-D., menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga yang setinggi-tingginya atas seluruh perjuangan, dedikasi, dan prestasi luar biasa yang telah dipersembahkan Gregoria Mariska Tunjung bagi bangsa dan negara. Menurutnya, nama Gregoria akan selalu tercatat emas dalam sejarah bulu tangkis Indonesia sebagai sosok pembawa perubahan besar.
“Atas nama seluruh keluarga besar PEWARNA Indonesia, kami mengucapkan selamat dan rasa bangga yang tak terhingga kepada Gregoria Mariska Tunjung. Sepanjang perjalanan pengabdiannya di pelatnas, Gregoria telah membuktikan diri bukan hanya sekadar atlet, melainkan pejuang sejati yang mampu mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia lewat olahraga bulu tangkis yang kita cintai ini,” ujar Johan Sopaheluwakan, Minggu (17/5/2026).
Johan menilai, kehadiran dan konsistensi Gregoria telah menjadi tonggak kebangkitan sektor tunggal putri. Dulu sektor ini sering dianggap sebelah mata dan kalah bersinar dibandingkan sektor lainnya, namun berkat kerja keras, mental baja, dan prestasi gemilang seperti medali Perunggu Olimpiade Paris 2024, medali Emas Asian Games, serta menembus peringkat 5 besar dunia, Gregoria berhasil membalikkan keadaan. Ia menjadikan tunggal putri Indonesia sebagai kekuatan yang ditakuti lawan dan dibanggakan rakyat.
“Gregoria meninggalkan warisan yang sangat berharga. Ia mengubah pandangan dunia, membuktikan bahwa putri-putri Indonesia memiliki kualitas terbaik. Prestasi-prestasi gemilang yang ia raih adalah bukti nyata bahwa kerja keras, disiplin, dan keyakinan tinggi akan membuahkan hasil yang membanggakan. Ia telah membawa nama harum bangsa di mana pun ia bertanding, dan itu adalah kebanggaan kita semua,” tambahnya.
Lebih lanjut, Johan Sopaheluwakan juga menyampaikan doa tulus dan dukungan penuh terkait langkah masa depan Gregoria Mariska Tunjung yang kini memasuki babak baru kehidupan. Diketahui, setelah memutuskan mundur dari pelatnas, Gregoria melanjutkan pengabdiannya kepada negara sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Kami turut mendoakan yang terbaik untuk langkah selanjutnya. Kami berharap semoga Gregoria senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesuksesan yang berlimpah dalam mengemban tugas dan mengabdi sebagai ASN. Semoga semangat juang, integritas, dan dedikasi yang telah ia tunjukkan saat menjadi atlet, senantiasa menyertai dan menjadi bekal berharga dalam memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik bagi negara dan masyarakat di tempat barunya,” doa Johan.
Menurut Ketua PD PEWARNA DKI Jakarta tersebut, semangat Gregoria dalam mengangkat harkat dan martabat bangsa lewat olahraga adalah teladan bagi seluruh elemen masyarakat. Ia berharap jejak langkah Gregoria dapat menginspirasi generasi muda penerus bangsa untuk berprestasi, berbakti, dan senantiasa membawa nama baik Indonesia di bidang apa pun yang digeluti.
“Terima kasih Gregoria, atas segala perjuangan dan kemenangan yang menghibur dan membanggakan kita semua. Selamat melangkah ke babak baru, selamat berkarier dan mengabdi sebagai ASN. Sukses selalu, sehat selalu, dan teruslah menjadi kebanggaan Indonesia di mana pun berada,” pungkas Johan Sopaheluwakan, S.Pd., C.EJ., C.BJ., CLA-D., mewakili seluruh keluarga besar PEWARNA Indonesia. (Red/JS)















