Faktual.net – Jakarta, 11 Mei 2026 — Sebuah semangat segar dari wajah baru perfilman Indonesia resmi meluncur hari ini. ONIC, Folago Pictures, Migunani Cinema Cult, dan Qun Films, bekerja sama dengan Visinema Pictures, menggelar konferensi pers di Senayan City untuk merilis cuplikan resmi serta poster film Nobody Loves Kay. Lebih dari sekadar peluncuran materi promosi, acara ini menjadi perayaan atas keberanian anak muda memperjuangkan mimpi yang kerap dianggap mustahil oleh banyak orang.
Di bawah arahan sutradara Bernardus Raka, film drama perjalanan kedewasaan ini menyajikan realitas yang tajam seputar ambisi, beratnya sebuah keputusan, serta perjuangan berdiri tegak di tengah keraguan and cemoohan orang lain.
Memberikan Suara bagi Mimpi yang Berbeda
Melalui karya perdananya, Bernardus Raka menyampaikan pesan yang menggugah hati bagi siapa saja yang sering dipandang sebelah mata: bahwa mimpi yang terasa “berbeda” tetaplah sah untuk diperjuangkan. Ia mengangkat secara mendalam lapisan emosi dan pengorbanan berat yang harus dilalui untuk menjadi seorang atlet profesional e-sport, yang inspirasinya diambil langsung dari perjalanan nyata legenda e-sport, ONIC Kairi.
Film ini hadir sebagai penyemangat bagi seluruh anak muda yang tak kenal lelah membuktikan: mimpi yang dianggap mustahil justru adalah impian yang paling layak diperjuangkan sepenuh hati.
“Kisah Kay adalah kisah yang sangat universal. Banyak dari kita memiliki cita-cita yang dianggap tidak biasa, begitu pun dengan diri saya. Lewat film ini, saya ingin memberikan ruang berekspresi dan penghargaan setinggi-tingginya bagi mereka yang tetap berani melangkah dan setia pada jalan yang telah dipilihnya,” ujar Bernardus Raka.
Ambisi dan Ketangguhan Mental
Peran utama Kay diperankan oleh Bima Azriel, yang berhasil menghidupkan karakter tersebut dengan penjiwaan yang mendalam. Ia menggambarkan bahwa perjuangan seorang anak muda bukan sekadar soal kecepatan tangan atau ketajaman strategi, melainkan lebih kepada kekuatan mental yang tak mudah goyah.
“Saya merasa sangat terhubung dengan perjalanan Kay. Semangatnya yang membara dan keinginannya untuk membuktikan diri sungguh mencerminkan apa yang dialami banyak orang saat ini. Kay mengingatkan kita bahwa keinginan kuat meraih mimpi itu adalah hal yang sah, meski prosesnya kerap terasa berat dan menyakitkan,” tambah Bima Azriel.
Kolaborasi yang Memperkaya Cerita
Diproduseri oleh Nick Musa, Nobody Loves Kay menghadirkan deretan pemain berbakat dari berbagai generasi. Selain Bima Azriel, film ini turut dibintangi oleh talenta muda menjanjikan seperti Rey Bong, Joshia Frederico, Aurora Ribero, dan Melati Sesilia. Kehadiran aktor senior serta seniman lintas bidang, antara lain Mian Tiara, Elly D. Lutan, hingga musisi ternama Baskara Basboi dan Ayastrophile, semakin memperkaya warna dan kedalaman cerita yang disajikan.
Membuktikan Diri: Bertahan atau Menyerah?
Cuplikan resmi yang baru saja dirilis tidak hanya memanjakan mata dengan tata visual yang memukau, tetapi juga meninggalkan pertanyaan besar yang menggelitik rasa ingin tahu penonton: Ketika semua orang berpaling dan dunia tak lagi mendukungnya, jalan mana yang akan dipilih Kay? Akankah ia tetap bertahan di arena untuk membungkam mereka yang meremehkannya, atau justru kehilangan jati dirinya demi sebuah kemenangan yang terasa sepi?
Seluruh jawaban dari pergulatan hidup Kay baru akan terungkap sepenuhnya saat Nobody Loves Kay tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026.
Ikuti terus kabar terbaru dan konten eksklusif seputar film ini melalui akun media sosial resmi: @nobodyloveskay.
Reporter: Sri Supraptiningsih
















