Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
Headline

Bukan Sekadar Audiensi, Ini Kisah Perjuangan Tim Promotor Big Fight Pattimura 2026

2
×

Bukan Sekadar Audiensi, Ini Kisah Perjuangan Tim Promotor Big Fight Pattimura 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net – Jakarta – Geliat tinju profesional Indonesia kembali memanas. Promotor Maluku Barat Daya (MBD) Promotion, Nikolas Johan KiliKily, S.H., M.H., bersama tim panitia melakukan audiensi resmi ke kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI di Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2026).

Kunjungan ini dilakukan guna melaporkan progres final serta mengundang Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, untuk membuka langsung ajang bertajuk “Pattimura International Big Fight 2026” yang akan dihelat pada 29 Mei 2026 di Auditorium LPP TVRI Senayan.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Dalam audiensi tersebut, Niko KiliKily menegaskan bahwa ajang ini merupakan bentuk penghormatan bagi dunia olahraga nasional dengan menghadirkan Piala Menpora bagi petinju terbaik (Big Boxer).

Tidak hanya itu, partai utama dipastikan akan menyedot perhatian publik karena memperebutkan Sabuk Emas dari tokoh penting Maluku dan Maluku Utara.

“Kami menyiapkan partai menarik yang menghadirkan petinju peringkat nasional asal Thailand yang akan bertarung dengan petinju peringkat nasional Indonesia asal Maluku. Mereka akan bertarung memperebutkan Sabuk Emas Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Sabuk Emas Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos,” ungkap Niko KiliKily.

Persiapan Matang dan Dukungan Keamanan GRIB Jaya
Niko menambahkan bahwa persiapan teknis telah mencapai 90 persen. Selain izin penyelenggaraan dari Kemenpora dan rekomendasi ke Mabes Polri, pihak promotor juga memastikan faktor keamanan menjadi prioritas utama.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Ketua Umum DPP GRIB Jaya, H. Hercules Rosario. GRIB akan bersinergi dengan TNI dan Polri untuk menjaga ketertiban selama pertandingan. Dari GRIB sendiri akan hadir sekitar seribu orang, ditambah ribuan masyarakat Maluku yang sangat antusias hingga menyewa bus besar secara swadaya,” jelasnya. Panitia sendiri telah menyediakan kapasitas 500 undangan VVIP dan 1.500 tempat duduk untuk penonton umum.

Menambahkan pernyataan tersebut, Bendahara Umum Panitia Dr. Besuki, S.H. menegaskan bahwa tim keuangan bekerja bahu-membahu dengan promotor untuk memastikan perhelatan HUT Pattimura ke-209 ini menjadi pesta olahraga yang megah bagi masyarakat Maluku dan pecinta tinju nasional.

Baca Juga :  Transformasi Hukum Asuransi Pasca Putusan MK Nomor 83/PUU-XXII/2024

“Kami ingin memastikan event ini menjadi standar baru penyelenggaraan tinju profesional Indonesia. Semuanya terjaga sesuai timeline dan akuntabel,” ujar Besuki.

Kehadiran rombongan disambut oleh Plt. Asisten Deputi Olahraga Profesional Kemenpora RI, Erni Eriza Siburian, S.H., M.H. Ia menyatakan kebanggaannya atas inisiatif promotor dalam membangkitkan kembali industri tinju tanah air.

“Kemenpora sangat mendukung event olahraga promosional seperti ini. Kami berharap ajang ini mampu meningkatkan prestasi atlet dalam negeri agar tinju Indonesia berjaya kembali. Kami sangat mengapresiasi adanya Piala Menpora untuk penghargaan atlet,” tutur Erni.

Ajang yang bertepatan dengan HUT Pattimura ke-209 ini juga mendapat dukungan dari legenda tinju dunia asal Maluku, Niko Thomas. “Sebagai putra Maluku, saya bangga semangat pahlawan Pattimura dihidupkan kembali melalui momentum ini,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Umum FTPI, Neneng A. Tuty, S.H., menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kemajuan petinju tanah air melalui rangkaian event yang berkelanjutan.

Niko KiliKily menutup audiensi dengan menegaskan misi utama kegiatan ini. “Tujuan kami adalah mengambil semangat *Lawamena Haulala—maju terus pantang mundur.* Kapitan Pattimura adalah simbol keberanian melawan ketidakadilan dan semangat pemersatu bangsa,” pungkasnya.

Dalam audiensi tersebut, Niko KiliKily didampingi oleh Ketua Umum DPP FTPI: Neneng A. Tuty, S.H serta tim inti panitia: Co-Promotor Yance Rahayaan, S.Sos, Bendahara umum Dr. Besuki, S.H, Matchmaker Sarifuddin Lado, Sekretaris Ashari Nasution, Humas David Nainggolan, C.EJ dan Rosmauli Panggabean, juara tinju dunia IBF Niko Thomas dan Pelatih tinju nasional Martin.

Jajaran Kemenpora hadir Analis Kebijakan Ahli Madya Neneng Nurosi Nurasjati, Analis Kebijakan Ahli Muda Junaidi, dan Rina Yusliani, serta staff Kurnia, dan Marali.

Reporter: Rosmauli

Tanggapi Berita Ini