faktual.net, Jakarta – Warga yang membuang sampah sembarangan, di pinggir jalan, sungai, maupun fasilitas umum seperti manusia yang punya otak tapi tidak dipergunakan untuk berfikir, menjadi penyebab utama pencemaran lingkungan, banjir, dan penyebaran penyakit. Perilaku ini sering kali disebabkan oleh rendahnya kesadaran, kurangnya fasilitas pengelolaan sampah, dan melemahnya pengawasan, yang memicu penumpukan sampah di perkotaan, ungkapan kekecewaan yang disampaikan oleh Pramusaji outlet di jalan muncang RT 009 RW 012 Kelurahan Lagoa Kecamatan Koja Jakarta Utara, Senin(30/3)., usai membuka lapak dagangannya.

Jakir (28) menginformasikan kepada media online faktual.net, (30/3), lahan kosong disisi outletnya banyak sampah dan membutuhkan anggota ppsu (pasukan orange) untuk melakukan pembersihan.

“Pak wartawan mohon dibantu agar disampaikan, ke pejabat terkait agar sampah yang dibuang sbarang bisa dibersihkan,” Ucap Jakir.

Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti ke pejabat walkot Jakarta Utara agar dapat dibersihkan, dan yang selanjutnya mendapatkan respon dengan tindakan pembersihan.
Pejabat walkot Jakut mengatakan, Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan partisipasi masyarakat yang lebih aktif, penegakan hukum yang konsisten, dan peningkatan penyediaan sarana pengelolaan sampah yang lebih baik.(zul)
















