Example floating
Example floating
BeritaDaerahPemerintahan

Jalan Rusak Parah Dibiarkan, Warga Geram Desak Pemerintah Bertindak Sebelum Ada Korban

×

Jalan Rusak Parah Dibiarkan, Warga Geram Desak Pemerintah Bertindak Sebelum Ada Korban

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net,Gowa – Kamis 19 Februari 2026, Kondisi jalan di Desa Bontotanga, Kecamatan Bontolempanga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, memicu kemarahan warga. Jalan yang menjadi akses vital masyarakat itu rusak parah dan dibiarkan berlarut-larut tanpa penanganan serius dari pihak berwenang.

Pantauan di lapangan menunjukkan kerusakan yang sudah masuk kategori berat. Lubang besar menganga di sejumlah titik, permukaan aspal hancur, serta genangan air yang kerap muncul setiap hujan turun. Kondisi ini membuat jalan berubah menjadi jalur berbahaya yang mengancam keselamatan pengguna, khususnya pengendara sepeda motor.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Yang lebih memprihatinkan, jalur rusak tersebut setiap hari dilalui siswa-siswi yang berangkat dan pulang sekolah. Mereka harus melewati jalan licin dan berlubang yang berpotensi mencelakakan kapan saja. Warga menilai kondisi ini sebagai bentuk pembiaran terhadap keselamatan anak-anak.

Baca Juga :  Muh.Kasim Sila Pimpin Pansus Hak Angket DPRD Gowa, Ari Paletteri: Beliau Tahu Apa yang Diinginkan Masyarakat

Kerusakan jalan juga berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat. Distribusi hasil pertanian terhambat, mobilitas warga terganggu, dan akses menuju fasilitas pendidikan maupun layanan kesehatan menjadi semakin sulit. Jalan yang seharusnya menjadi penopang kehidupan warga justru berubah menjadi ancaman nyata.

Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Gowa bersama dinas terkait agar segera melakukan perbaikan permanen, bukan sekadar tambal sulam atau janji tanpa realisasi. Warga menilai kondisi jalan sudah berada pada tahap darurat dan membutuhkan tindakan cepat sebelum jatuh korban.

Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat langkah konkret di lapangan.Warga memperingatkan, jika kerusakan terus dibiarkan, kecelakaan serius hanya tinggal menunggu waktu. Mereka menegaskan, perbaikan jalan bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan menyangkut keselamatan nyawa masyarakat setiap hari.

Reporter : Sattu

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit