Faktual.net, Jeneponto, Sulsel– Kebakaran hebat melanda Dusun Juggea, Desa Macinibaji, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Senin (15/9/2025) pagi sekitar pukul 09.00 WITA. Sebanyak enam rumah warga ludes terbakar, mengakibatkan 10 Kepala Keluarga (KK) atau 35 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Pihak kepolisian menduga kebakaran disebabkan korsleting listrik dari salah satu rumah warga. Penyebab pasti masih dalam penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi dan pemasangan police line di lokasi kejadian.

Dampak Kebakaran
– Korban Tidak ada korban jiwa dilaporkan.
– Kerugian Diperkirakan mencapai Rp1.192.000.000.
Rumah Terdampak:
1. Seha (40) petani – kerugian Rp200 juta.
2. Dg. Makka (40), petani – kerugian Rp72 juta.
3. Samsuddin Dg. Naba (50), petani – kerugian Rp120 juta.
4. Nur Halim Dg. Sewang (56) petani – kerugian Rp400 juta.
5. Dudding (40), petani – kerugian Rp400 juta.
6. Rosi (40) petani – kerugian Rp4 juta.
Warga bersama petugas gabungan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. dan menelpon team pemadam kebakaran Pemkab Jeneponto
Sebanyak Enam unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan berhasil mengendalikan api sekitar pukul 12.00 WITA.
Dalam musibah kebakaran ini tampak hadir kunjungan mendadak Bupati Jeneponto Paris Yasir meninjau langsung lokasi kejadian untuk memastikan penanganan pasca kebakaran. Melakukan penanganan bersama Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa dan Polsek Batang.
Bupati Jeneponto Paris Yasir di musim kemarau ini warga kabupaten Jeneponto untuk jaga potensi kebakaran jaga lingkunganta ,rumahta dan selalu pencegahan waspada periksa rumahta sebelum berpergian.”Ujarnya
Polsek Batang dan Pemerintah Daerah melakukan pendataan, pengamanan, dan pemantauan pasca kebakaran.
Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran dan berkoordinasi untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak. Masyarakat setempat berharap bantuan segera disalurkan untuk meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal.
Reporter Saenal Abidin
Redaksi
















