Example floating
Example floating
EntertaimentHiburan

Lengkapi Sarpras Penunjang, Museum Sultra Target Standarisasi B

×

Lengkapi Sarpras Penunjang, Museum Sultra Target Standarisasi B

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

faktual.net, Kendari, Sultra. Untuk mengetahui sejarah sebuah daerah maka kunjungi museumnya. Di museum kita akan menemukan beragam informasi yang terpajang diruang pameran yang secara tak langsung menceritakan tentang situasi dan kondisi daerah tersebut dimasa lampau.

Di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) juga terdapat museum yang berada dibawah naungan Dinas Pendidikan Provinsi Sultra, tepatnya dinaungi oleh UPTD Museum dan Taman Budaya Provinsi Sultra.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Kamis, 8 Agustus 2025, faktual.net mengunjungi museum yang lokasinya berhadapan dengan kawasan pedestrian eks MTQ. Museum yang masih berstandar C tersebut menyimpan kurang lebih 5.000 artefak yang menggambarkan keadaan Sultra dimasa lalu secara khusus dan Indonesia secara umum.

Disambut oleh Daud Topa’a, S.Sos selaku Kepala Seksi (Kasi) Museum, jurnalis faktual.net berdiskusi tentang program untuk naik level dari berstandar C menjadi berstandar B. Daud sapaan akrab Daud Topa’a mengatakan bahwa untuk naik status masih ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh Museum Sulawesi Tenggara.

“Target kami adalah membawa Museum Sultra dari standar C menjadi standar B, maka kami tentu berupaya untuk memenuhi kriteria yang telah ditetapkan secara nasional”, kata Daud.

Dia merinci bahwa untuk saat ini masih ada beberapa hal yang belum dimiliki oleh museum dan hal tersebut masih menjadi penghambat Museum Sultra untuk naik kelas. Mulai dari sarana dan prasarana disabilitas yang belum ada, laboratorium museum yang belum ada, bengkel kerja yang belum ada, auditorium belum rampung serta pengamanan museum yang belum maksimal.

Daud juga menyebut bahwa keberadaan ruang pameran tetap masih sangat kurang. “Saat ini ada sekitar 5 ribuan koleksi yang kami miliki, tetapi yang terpajang diruang pameran tetap hanya berkisar 7 ratusan saja selebihnya tersimpan di Storage”, kata Daud.

Dirinya menambahkan bahwa keberadaan ruang pameran tetap sangat diperlukan agar semua koleksi bisa terpajang dan pengunjung museum bisa melihatnya saat berwisata ke Museum Sultra. “Saat ini kami hanya memiliki 1 gedung untuk pameran tetap dan 1 ruangan pameran temporer tentu itu masih sangat minim”, katanya.

Daud berharap, Pemerintah Provinsi Sultra dibawah kepemimpinan Gubernur Mayjend TNI (Purn) Andi Sumangerukka memberikan perhatian terhadap pengembangan Museum Sultra, sebab museum bisa menjadi destinasi wisata bagi masyarakat luar yang berkunjung ke Sultra. “Harapan kami selaku pengelola museum agar bapak Gubernur menjadikan Museum Sultra sebagai salah satu perhatian penting didalam program kerja Pemprov Sultra*, pungkasnya.

Reporter : Aco RI

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit