Example floating
Example floating
BeritaDaerahKesehatanPemerintahan

UPT Puskesmas Tomalou Gagas Inovasi GARAKI SE DIAHI

×

UPT Puskesmas Tomalou Gagas Inovasi GARAKI SE DIAHI

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Malut,Tidore. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Tomalou, Kecamatan Tidore Selatan Kota Tidore Kepulauan menggagas inovasi  Gerakan Masyarakat Peduli Kesehatan Ibu Hamil, Ibu Bersalin dan Ibu Nifas “GARAKI SE DIAHI”

Inovasi tersebut merupakan upaya mendukung pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang Kesehatan, yaitu Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil dan Pelayanan Kesehatan Ibu Bersalin sekaligus Ibu Nifas,

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Pengelola Program Kesehatan Ibu Marni Rusudi, SST menjelaskan, GARAKI SE DIAHI merupakan salah satu inovasi dari UPT Puskesmas Tomlaou untuk Ibu Hamil, Ibu Bersalin dan Ibu Nifas untuk memastikan bahwa setiap ibu memiliki akses dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas, dengan kegiatan inovasi yang terdiri dari kegiatan kelas ibu hamil, kegiatan kunjungan pembinaan pelayanan ANC dan Persalinan/PNC, Kunjungan lapangan ibu hamil resiko tinggi, amanah persalinan dan penempelan stiker P4K yang melibatkan lintas sektor terkait.

“Inovasi ini hadir karena berdasarkan data cakupan kesehatan Ibu hamil, Ibu bersalin dan Ibu nifas yang ada di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tomalou pada tahun 2022 belum mencapai target, untuk kunjungan pemeriksaan ibu hamil (K4) 87% (217 orang ibu hamil dari sasaran 249), untuk persalinan dan kunjungan nifas (KF lengkap) masih 79,4% (189 orang ibu bersalin dari sasaran 238), sehingga diharapkan dengan inovasi ini dapat meningkatkan cakupan dan mutu pelayanan kesehatan ibu hamil, ibu bersalin dan ibu nifas,” ungkapnya.

Baca Juga :  Akhirnya Penantian Berakhir Semangat Masyarakat Desa Bontotangnga Mengantarkan Perbaikan Jalan Poros yang Lama Terabaikan

Sementara itu Kepala UPT Puskesmas Tomalou Norma Husen, S.S.T.Keb, yang ditemui di kantornya menyampaikan bahwa, dengan inovasi GARAKI SE DIAHI ini diharapkan dapat tercapainya standar pelayanan minimal khusunya untuk pelayanan kesehatan ibu hamil, ibu bersalin maupun ibu nifas serta tercapainya kemampuan hidup sehat melalui peningkatan derajat kesehatan yang optimal bagi ibu dan keluarganya.

“Inovasi GARAKI SE DIAHI dikembangkan sejak Januari 2023 dan sampai saat ini angka persentase ibu hamil yang mendapatkan pemeriksaan kehamilan 6 kali sudah 28%, untuk ibu bersalin 28% dan ibu nifas 26% dari target 24% pada bulan ini dan kami optimis di bulan Desember 2023 nanti bisa mencapai target 100%,” tambahnya.

Norma mengungkapkan, masih terdapat beberapa kendala terkait ibu dan keluarga yang masih takut memeriksakan kehamilannya karena kepercayaan setempat (pada trimester 1),dan khususnya karena status pranikah.

“Kami berharap agar semoga program dan inovasi yang kami buat ini memberikan dampak baik bagi peningkatan derajat kesehatan khususnya kesehatan ibu hamil, bersalin dan nifas di wilayah kerja UPT Puskesmas Tomalou,”Harapnya.

 

Reporter : Aswan

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit