Example floating
Example floating
EdukasiMetropolitanPendidikan

Catatan Kecil Alumni, Menjelang Mubes ke I Alumni SMPN 95 Jakarta dan 50 Tahun usia SMPN 95 Jakarta

×

Catatan Kecil Alumni, Menjelang Mubes ke I Alumni SMPN 95 Jakarta dan 50 Tahun usia SMPN 95 Jakarta

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Jakarta-Menjelang Musyawarah Besar (Mubes) ke-1 alumni SMPN 95 Jakarta dan 50 tahun usia SMPN 95 Jakarta, Dani Sapawie, alumni SMPN 95 tahun 1984 membuat tulisan pendek. Dalam tulisannya Dani menjelaskan, usia 50 tahun sering disebut dengan masa paruh baya (Mildlife). Usia 50 tahun tanda/batas kematangan berpikir, puncak tertinggi perjalanan hidup.

“Tahun 2023 ini, SMP kita, SMPN 95 sudah berusia 50 tahun, artinya smp kita sudah memasuki puncak tertinggi perjalanan hidup bila usia 50 itu disamakan dengan umur manusia,”ujar Dani dalam tulisannya.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Diibaratkan SMPN 95 Jakarta adalah seorang ibu yang memiliki anak banyak
anak. Anak pertamanya lahir 47 tahun yang lalu, tentunya ditahun 2023 ini sang ibu itu sudah sampai bahkan sudah lewat usia memetik hasil, tentunya sang ibu saat ini sedang mulai memetik hasil karena sang ibu sudah melahirkan anak-anak hebat, anak-anak sukses, anak-anak yang siap membimbing adik-adiknya “untuk sukses juga”.

Kalau kita side back cerita ke tahun 2000-an. Saat itu, anak-anak sang ibu kira-kira berusia 30 tahun, disaat itu tentunya anak-anak baru berusaha kerja keras untuk sukses, sementara anak-anak tersebut “tidak punya kakak-kakak” yang bisa membantu sang ibu untuk mengarahkan adik-adiknya. Walhasil, kasarnya anak-anak sang ibu belajar sukses tanpa kakaknya yang sudah sukses (ya pasti wong anak-anaknya baru usia 25 atau 30 tahunan tadi).

“Cerita maju cepat (fast forward) tahun 2023, Anak-anak yang di tahun 2000-an
sudah fight untuk sukses, bila kalkulasi kasar untuk menjadi seorang dokter
specialis saja menjalani waktu 12 tahun (25+12=37 + pengalaman +/- 45),
tentunya di tahun 2023-an ini anak-anak sang ibu sebagian sudah banyak
yang sukses, dan syukur Alhamdulillah ternyata bisa dibilang banyak
anak-anak sang ibu yang sukses bahkan sudah berkiprah diberbagai profesi
dan posisi,”kata Dani

Baca Juga :  Klarifikasi Kasatpel LH Kecamatan Pademangan Terkait Pemberitaan

Dengan hasil di tahun 2023-an, lebih jauh ia menjelaskan, anak-anak sang ibu sudah banyak yang sukses mestinya, anak-anak sang ibu semua mesti dan harus sukses, karena sejatinya para kakak dari adik-adiknya yang saat ini sedang berjuang akan membantu meringankan tanggung jawab sang ibu di dalam membantu
kesuksesan adiknya-adiknya.

“Sang kakak bisa bahu membahu bersama mencari dan membantu kesulitan adik-adiknya, bersama-sama memberi solusi bahkan fasilitas pada adik-adiknya untuk sukses (secara kakaknya sudah pada hebat).

Tentunya product tahun 1979 sampai 2000 beda, dengan product tahun
2000 sampai 2020-an, teknologi masa kini maju lebih canggih, media lebih
pesat berkembang dan tentunya persaingan pun jauh lebih berat untuk siswa product 2020-an,”pungkasnya.

Saatnya para kakak senior (baik yang sukses karena profesi/formal maupun
sukses dalam visnis/karier/non formal) memberikan bimbingan dan arahannya
buat adik-adik siswa jaman now akan lebih siap dan lebih baik dari kakak-kakaknya tentunya.

Rasanya fitrah sang kakak untuk membantu adik-adiknya untuk sukses juga, kasarnya kalau kakaknya tidak membantu untuk sukses adik-adiknya pada siapa lagi adik-adiknya meminta dukungan.

“Mari semua alumni SMPN 95 jakarta sambut Mubes ke- I IKASELI (Ikatan. Keluarga Alumni Sembilan Lima) tahun 2023 ini.

Saatnya alumni berbuat, berbakti pada sang ibu dan membantu sang ibu dalam mendidik adik-adiknya. Dengan niat yang lurus & tulus untuk Sang Ibu, Untuk Almamater,”tambahnya.

(Amin)

Tanggapi Berita Ini