
Faktual.Net, Wakatobi, Sultra — Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiah (IMM) Ahmad Dahlan Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Wakatobi, sukses menggelar Darul Aram Dasar (DAD) ke-I, yang bertempat di Gedung KNPI Wakatobi, pada Senin (23/01/2022).
Kegiatan peradana ini dengan mengusung tema: “Melahirkan Kader Yang Solutif, Progresif dan Revolusioner Untuk IMM yang Berkemajuan di Bumi Maritim”.
Dalam penutupan kegiatan ini ketua panitia, La Hadiani menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan DAD ini, terkhususnya kepada ayahanda, ibunda dan instruktur yang telah turut serta menyukseskan kegiatan ini.
“Terimakasih kepada kakanda, Ibunda, Ayahanda,dan seluruh pihak yang membantu menyukseskan kegiatan kami,” ucapnya.
Dilanjutkan oleh Ketua Umum PK IMM Ahmad Dahlan ITBM Wakatobi Sahwan menambahkan, berharap kader yang lahir pada DAD kali ini mampu melahirkan kader progresif dan revolusioner pada dinamika zaman dan menawarkan gagasan yang mereka miliki.
“Kemunculan IMM merupakan angin segar atas keberlangsungan misi dakwah Muhammadiyah, dengan DAD ini sebagai upaya untuk merespon dinamika zaman dan mampu menawarkan gagasan kepada zaman itu, selaras dan senada dengan misi muhammadiyah,” tuturnya.
Pimpinan Komisariat IMM berhasil melahirkan 32 kader baru yang diharapkan, masi kata dia, mampu menjadi kader militan, solutif dan berprogresif di Bumi Maritim Wakatobi.
“Harapan kami semoga dengan telahiranya 32 kader baru IMM terkhusus yang berada di kampus Wakatobi, dapat membuat citra IMM Lebih unggul berdaya saing dan Tetap Istqomah membesarkan IMM sebagai gerakan amar maaruf nahi mungkar,” ucap Sahwan Mahasiswa ITBM Waktobi Jurusan Teknologi Informasi.
Sementara itu, Ketua Cabang IMM Wakatobi Iwan Dale menegaskan, bahwa kader IMM untuk tetap berkonstribusi untuk bangsa dan negara, juga terkhusus untuk diri sendiri dan orang tua, karena pada dasarnya DAD untuk dubentuk menjadi kader, yang progres, kristis dan membangun peradaban tradisi intelektual.
“Menjadi kader IMM bukan persoalan bahwa kita telah resmi menjadi Immawan atau Immawati akan tetapi bagaimana kita mampu menjalankan tujuan ikatan dan menjadi sosok pemimpin yang baik dalam menciptakan sejarah kehidupan,” ungkapnya.
Terakhir, La Ode Munajat Master Of Training (MOT) DAD tersebut, berharap kepada kader baru yang berjumlah 32 orang untuk menanamkan ideologi IMM dan Uregensi DAD ini untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan manajemen kepemimpinan.
“Kami bertugas di DAD Wakatobi menjadi tantangan besar buat kami Instruktur. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat kami untuk berdakwah di Bumi Maritim, dan hasilnya terlahir 32 kader IMM yang luar biasa. Semoga IMM berjaya di Wakatobi,” harap Ketua Bidang SPM DPD IMM Sultra ini.
Acara pembukaan dan malam taaruf sebelumnya, dihadiri lansung oleh Rektor ITBM Waktobi, PDM Wakatobi, Ketua Aisyiyah Wakatobi, Ketua KNPI Waktobi.
Penulis: Kariadi















