Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
Headline

LSM Tolaki Merah Putih Warning Lurah Lalolara, Jaga Kedamaian Lorong Salangga

71
×

LSM Tolaki Merah Putih Warning Lurah Lalolara, Jaga Kedamaian Lorong Salangga

Sebarkan artikel ini
Samsu Rahman Silondae (Baju Hitam)
Example 468x60

faktual.net, Kendari, Sultra. Kisruh isu penggantian RT 10, RW 03, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari yang inprosedural mengundang perhatian banyak pihak. Salah satu yang bersuara terhadap kisruh tersebut adalah LSM Tolaki Merah Putih.

Lembaga Swadaya Masyarakat yang bermarkas di Kota Kendari tepatnya di Kelurahan Kemaraya tersebut menaruh perhatian terhadap masalah tersebut.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Samsu Rahman Silondae selaku direktur LSM Tolaki Merah Putih menganggap RT 10 yang meliputi Lorong Salangga dan Lorong Pelindung selama ini sudah sangat aman, jangan keamanan tersebut kemudian terganggu akibat hal-hal yang sebenarnya bisa dihindarkan.

Ada dugaan bahwa Lurah Lalolara turut mendukung warga yang telah melakukan penggalangan tanda tangan untuk mengganti saudara Mursalin, SH yang saat ini secara Deyure dan De Facto adalah Ketua RT 10 yang sah.

Menanggapi dugaan tersebut, Direktur LSM Tolaki Merah Putih mewarning kepada Lurah Lalolara untuk tidak terlibat dalam politik pergantian RT 10, RW 03, sebagai Kepala Kelurahan harusnya yang bersangkutan netral.

Samsu Rahman Silondae merinci hasil investigasi lembaganya yang menemukan fakta bahwa penggalangan tanda tangan oleh sekelompok orang untuk mengganti Mursalin, SH sebagai Ketua RT alasannya tidak rasional.

Dikatakannya bahwa penggalangan tanda tangan tersebut dilakukan bukan karena Mursalin, SH berkinerja buruk tetapi lebih pada persoalan sakit hati oleh barisan sakit hati.

Samsu Rahman Silondae mencontohkan, inisiator penggalangan tanda tangan tersebut adalah oknum dengan inisial “K”, yang bersangkutan pernah ditegur oleh Mursalin, SH karena membangun tiang pagar rumahnya didalam lubang drainase. Mursalin, SH dalam posisi ini benar melakukan teguran karena “K” telah melakukan kesalahan.

Baca Juga :  Dirgahayu Kopassus: Pengabdian, Kehormatan, dan Jejak Seorang Prajurit Sejati

 

Mursalin, SH (tengah) saat melakukan pengecekan perkerasan jalan di lorong Pelindung

“Contoh lain saudara “S” yang merupakan Ketua Pembangunan Masjid Baiturrahman, pernah diminta oleh Mursalin, SH agar transparan dalam penggunaan dana umat bagi pembangunan masjid, dalam hal ini Mursalin,SH telah benar”, sebut Samsu Rahman Silondae pada Senin, 31 Oktober 2022.

Belum lagi masalah meterah PDAM yang merupakan program pemerintah. Lorong Salangga mendapat kuota pemasangan meteran PDAM. Saudara Mursalin telah menawarkan ke warganya melalui suami-suami mereka untuk mengambil program tersebut, para suami menolaknya dengan alasan telah memiliki sumur bor.

“Giliran kuota tersebut telah diberikan ke orang lain, istri-istri mereka malah meminta ke Mursalin, kenapa rumah mereka tidak mendapatkan kuota, ini kan aneh, suami menolak, istri menuntut, buntutnya menyalahkan Mursalin”, sebutnya lagi.

“Berdasarkan contoh-contoh tersebut, kami menyimpulkan bahwa Mursalin, SH telah benar menjalankan tugasnya, barisan-barisan sakit hati ini malah bersepakat mengganti beliau dan bersurat kepada Lurah Lalolara, kelirunya Lurah Lalolara diduga mendukung langkah dari barisan sakit hati”, tutur Samsu Rahman Silondae.

Berdasarkan hasil investigasinya, LSM Tolaki Merah Putih mengingatkan Lurah Lalolara agar jangan gegabah, sebab penggantian RT 10, RW 03 bisa menimbulkan konflik dilorong Salangga dan lorong Pelindung.

“Lorong Salangga adalah Lorong dengan sejarah yang berbeda dimasa lalu, kita tidak ingin tentunya Lorong tersebut kembali dengan kejadian-kejaadian seperti pada masanya dengan segala konfliknya. Tugas Lurah Lalolara adalah menjaga kedamaian tersebut bukan malah memberikan dukungan kepada oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab untuk merusak kedamaian Salangga”, tutup Samsu Rahman Silondae.

Redaksi

 

Tanggapi Berita Ini