faktual,net, Jeneponto, Sulsel- Seorang ibu rumah tangga asal dari makassar sulawesi selatan merasa ditelantarkan bersama tiga orang anaknya yang masih kecil oleh oknum ASN di Jeneponto, Jum’at, (30/9/22)
Dari unggahannya melalui media sosial FB beberapa hari yang lalu, diketahui anaknya yang tiga orang itu hasil dari pernikahannya dengan oknum ASN tersebut dan anaknya yang kecil mulai dari umur empat bulan tidak pernah dinafkahi, ucapnya
“Saat itu pernah mengadukan nasibnya melalui akunnya Nifa Wahan Nifa dengan Tulisan yang berbunyi. Tabe kepada bapak bupati jeneponto saya meminta keadilan oknum ASN ta yang bertugas di Jeneponto tega menelantarkan anak-anaknya bertiga yang tidak pernah tau kondisi anak-anakku mau makan apa kesehatannya anakku bagaimana.
Saya seorang wanita biasa bekerja siang malam menafkahi anak-anakku.di mana keadilan seorang bapak yang tidak ingin mengetahui kondisi anaknya dan bertanggung jawab.
Mulai dari anakku kecil sampai skrng tidak ada etika baikx oknum ta memberikan nafkah buat anak-anakku, saya di sini meminta keadialan buat anak-anakku bukan buat diriku sendri.
Saya atas nama hanifa memohon hati nurani oknum ta sekiranya terbuka hatinya untuk memberi nafkah anak-anaknya, tapi apa yang ada hanya pemblokiran, tulisnya lewat platform sosmed.
Diketahui oknum ASN tersebut di duga berdomisili di kelurahan Pabiringan kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto
Sementara Riskayanti istri dari oknum ASN yang pernah juga ditelantarkan anaknya mengatakan, saya sudah ada kesepakatan 400 perbulan tapi hanya 200 dia kirim.
Ia juga mengatakan, biaya rs saja sepeserpun itu hari tidak di bantu, makanya saya bakalan ikut ke bupati bersamaan nifa, sambung Riskayanti.
Sementara itu, saat media sudah berupaya untuk menghubungi kontak person oknum ASN tersebut namun tidak aktif sampai sekarang.
Sehingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari pihak oknum ASN.
Reporter: Pupung















