Faktual.net, Jeneponto – Kapolres Jeneponto Polda Sulsel kembali Kecolongan akibat ulah anggotanya yang bertugas di Bagian Tahti yang diduga lalai dalam menjalankan tugasnya.
Pasalnya tepat di perkirakan Sesudah Sholat subuh pada Sabtu 16 April 2022 tahanan atas nama Ahmad, warga Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. kabur dengan cara diduga mengambil kunci dari anggota Tahti yang lengah dalam menjalankan tugasnya.
perlu di ketahui bahwa Ahmad telah lima hari di Tahan terkait kasus pencurian Emas di wilayah Hukum Polres Jeneponto.
Sementara itu Jatong Jalarambang selaku ketua DPRD RI “DEWAN PERGERAKAN REVOLUSI DEMOKRATIC REPUBLIK INDONESIA”, Kepada Media Faktual.net mengatakan, Seorang tahanan kasus pencurian emas berhasil kabur dari Rumah Tahanan (Rutan) Polres Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
“Adanya kabar yang sudah tersebar luas di publik terkait salah satu seorang tahanan dalam kasus pencucian emas berhasil kabur melewati pintu kamar Rumah Tahanan ( Rutan ) saya anggap insiden tersebut tidak lepas dari kelalaian salah satu penjaga rutan yg sementara piket”, ucapnya Jatong Jalarambang.
ia menambahkan bahwa ini salah satunya bentuk kegagalan seorang pucuk Pimpinannya dijajaran Polda Sulsel dalam ini bapak Kapolres Jeneponto yang seharusnya memberikan arahan kedisiplinan ataupun ketegasan dalam menjalankan tugas kepada para Anggota.
“Kabur Tahanan tersebut merupakan Kegagalan Bapak Kapolres Jeneponto selaku penanggungjawab penuh dan dinilai gagal dalam memberikan arahan kedisiplinan atau ketegasan terhadap anak Buahnya”, Tambah Jatong Jalarambang Aktivis DPRD RI.
Lebih Lanjut Jatong Jalarambang mengatakan, saat ini kasus tersebut sedang hangat menjadi perbincangan yg sangat serius dikalangan Masyarakat Desa dan Kota Se-kabupaten Jeneponto.
“Olehnya itu maka saya selaku atas nama Aktivis pergerakan atau putra Daerah Butta Turatea sangat menyayangkan hal tersebut atas kecolongan nya pihak kepolisian Polres Jeneponto”, tuturnya kepada awak Media Faktual.net.
Kami berharap Bapak Kapolres Jeneponto bertanggungjawab atas insiden kaburnya seorang pelaku pencurian emas maka kami juga mendesak bapak Kapolres jeneponto agar segera mengevaluasi kinerja anggota nya.
“Kami berharap bapak kapolres mengevaluasi kinerja anggotanya, Jika bapak Kapolres Jeneponto tidak mengambil langkah tegas dan tepat maka kami mendesak silahkan tinggalkan Butta Turatea dengan kata lain kami akan menuntut Agar Kapolres Di Copot dari Jabatannya”, harap Jatong Jalarambang ketua Aktivis DPRD RI.
Kapolres Jeneponto saat di konfirmasi sampai berita ini di terbitkan belum merespon bahkan wa salah satu nomor Wartawan malah di Blokir.
sementara itu Kapolda Sulsel Nana Sujana melalui Kabid Propam Kombes Agoeng saat di konfirmasi mengatakan, Kami akan menindak tegas anggota yang lalai dalam bertugas.
“kami akan menindak tegas anggota yang lalai dalam bertugas dan kita akan proses apabila anggota tersebut terbukti lalai dalam menjalankan tugas”, ucap Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Agoeng.
Reporter : Enhal Abidin Penaklukh














