4 Pria Asal Maluku Dikeroyok di Diskotek Pentagon Surabaya, Satu Korban Meninggal Dunia

29

Faktual.Net, Surabaya. Datangnya Pembina organisasi Maluku Satu Rasa, Chandra untuk meredam emosi massa yang menuntut proses hukum terhadap para pelaku pengeroyokan empat pemuda Maluku.

“Dan saya kesini untuk memberikan dukungan moril dan meredam emosi adik-adik Maluku, Kamis. (6/2/2020).

Chandra mengatakan, jika dirinya datang sebagai pembina dari organisasi Maluku Satu Rasa yang ada di Jawa Timur. “Saya sebagai pembina (Maluku Satu Rasa) disini,” tandasnya sambil berlalu.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran memastikan menerjunkan unit Jatanras dan unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk memback-up unit reskrim polsek Tegalsari Surabaya untuk mengejar para pelaku pengeroyokan tersebut.

“Untuk menangani kasus dugaan pengeroyokan terhadap empat pemuda tersebut,” ucap Sudamiran, Kamis (6/2/2020) malam di Mapolsek Tegalsari Surabaya.

Sudamiran juga membenarkan ada empat korban yang mengalami luka akibat pengeroyokan tersebut. “Empat korban, satu luka ringan, dua luka robek di kepala namun bisa rawat jalan, dan satu lagi korban luka parah sampai koma di rumah sakit,” imbuhnya.

Saat ini, polisi masih mengidentifikasi para pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan satu korban luka parah.

“Kami masih lakukan identifikasi terhadap CCTV di sekitar lokasi kejadian. Yang pasti kami akan berupaya maksimal untuk ungkap kasus tersebut,” pugkas perwira dua melati di pundak itu.

Setelah empat hari dirawat intensif di Rumah Sakit Islam (RSI) Jemursari, Wonocolo, Surabaya, ternyata nasib berkata lain. Glenn Puttiray menghembuskan nafas terakhir, Minggu (9/2/2020) sekitar pukul 12.10 WIB.

Tewasnya Glenn Puttiray, satu di antara empat korban pengeroyokan di Diskotek Pentagon, Surabaya, menimbulkan kepedihan bagi rekan organisasinya Maluku Satu Rasa (M1R).

Ketua M1R, David menuturkan, pihaknya mendesak kepolisian dalam hal ini Polsek Tegalsari untuk mengusut kasus tersebut dan segera meringkus pelakunya. Pihaknya akan mendesak pihak kepolisian segera mengungkap agar pelaku segera ditangkap.

“Ia mengaku sudah tak mampu lagi membendung rasa emosi dari pihak keluarga ataupun solidaritas anggota M1R. Saya tidak bisa membatasi emosi dari keluarga, emosi dari rekan-rekan M1R,” tuturnya.

Tak cuma meminta pelaku segera diringkus, David juga mendesak, agar diskotek yang menjadi lokasi pengeroyokan tersebut lekas ditutup. “Dan tolong Pentagon ditutup, karena sudah terlalu banyak memakan korban,” tegasnya.

Senin (10/2/2020) depan, ungkap David, pihaknya berencana menemui Kapolsek Tegalsari untuk menyampaikan desakan tersebut secara langsung.

“Rencana hari senin kami menghadap kapolsek kami mau tanya lagi perkembangan bagaimana,” tutupnya. (ari)

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :
Baca Juga :  Ikuti Intruksi Bupati Pemerintah Desa Pa'ladingan Tanam Vetiver Bersama Bagian Umum Sekda Gowa