Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaHiburan

Dalang Berkolaborasi, Wayang Kulit “Semar Kuning” Semalam Suntuk Menyambut HUT KE‑81 Mahkamah Agung: Budaya Nusantara Jadi Persatuan Negeri!

×

Dalang Berkolaborasi, Wayang Kulit “Semar Kuning” Semalam Suntuk Menyambut HUT KE‑81 Mahkamah Agung: Budaya Nusantara Jadi Persatuan Negeri!

Sebarkan artikel ini

Faktual.Net – Jakarta – 21 Agustus 2026 – Perayaan HUT ke‑81 Mahkamah Agung Republik Indonesia disambut bukan sekadar seremoni kantor, melainkan dengan kemegahan seni warisan leluhur yang menyatukan hati seluruh anak bangsa: Pagelaran Wayang Kulit bertajuk “Semalam Suntuk” dengan lakon Semar Kuning, yang digelar malam ini Jumat 21 Agustus 2026 mulai pukul 20.00 WIB dan terbuka untuk SIAPA SAJA tanpa dipungut biaya sepeser pun!

Yang membuat acara ini luar biasa istimewa: tiga dalang hebat bersatu panggung untuk satu pertunjukan agung:

Pasang Iklanmu
Pasang Iklanmu

Ki Dalang Prof. Dr. H. Yanto, S.H., M.H.

Ki Dalang Sigit Arianto, S.Sn.

Ki Dalang Sri Kuncoro (dari jajaran Brimob)

Kombinasi ini bukan sekadar seni, melainkan lambang kebersamaan — dunia hukum, seniman, dan pelindung masyarakat bersatu menjunjung budaya luhur bangsa. Kisah Semar Kuning sendiri sarat makna: kebijaksanaan, keadilan, ketulusan hati, serta kekuatan yang tak menyalahgunakan kedudukan — nilai‑nilai yang sangat selaras dengan cita‑cita luhur lembaga peradilan tertinggi kita.

BUKAN HANYA WAYANG — FASILITAS LUAR BIASA SIAP MENYAMBUT KELUARGA BESAR MAHKAMAH AGUNG & RAKYAT! 

Semua Makan‑Minum GRATIS — lengkap dan lezat disiapkan bagi setiap pengunjung yang hadir, agar warga bisa datang bersama keluarga besar tanpa perlu khawatir biaya apa pun.

Baca Juga :  Kasasi JPU Menggigit, MA Batalkan Vonis Bebas Dua Terdakwa Korupsi Dana JKN RSUD Syekh Yusuf

BANJIR DOORPRIZE LUAR BIASA!

Hadiah disiapkan berlimpah, mulai dari sepeda, hingga sepeda motor, dan masih banyak lagi kejutan menarik lainnya yang bisa menjadi milik Anda yang beruntung malam ini.

Acara ini terbuka LUAS untuk seluruh lapisan masyarakat — warga biasa, pejabat, pelajar, siapa pun boleh datang, duduk berdampingan, menikmati keindahan seni wayang yang merupakan warisan budaya tak benda kebanggaan Indonesia.

“Mari jadikan pagelaran ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan bukti nyata: bahwa budaya kita adalah perekat bangsa. Wayang lestari, budaya negeri tetap bersemi. Semoga kebijaksanaan Semar senantiasa mengiringi langkah Mahkamah Agung RI dalam menegakkan keadilan yang adil dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia,” demikian semangat penyelenggara.

Jangan Lewatkan! Catat:

Jumat 21 Agustus 2026, mulai pukul 20.00 WIB — datanglah lebih awal agar mendapatkan tempat duduk yang nyaman serta hidangan dan peluang memenangkan hadiah besar!

Reporter : Johan Sopaheluwakan

Tanggapi Berita Ini