oleh

18 Guru memasuki Masa Purnabhakti

Faktual. Net,  Tidore. Sebanyak 18 orang guru yang terdiri dari pengawas 1 orang, Kepala Sekolah 6 orang, Guru 9 orang, Staf Pengawas 1 orang dan Petugas Sekolah 1 orang yang akan memasuki masa Purnabhakti, dilepas secara resmi oleh Wali Kota Tidore Kepulauan (Tikep) Ali Ibrahim.

Acara pelepasan Punabhakti sesuai Surat Keputusan Ketua Solidaritas Guru TK/SD se- Kota Tidore Nomor : 051/Kpts/Sol.guru/2018 tentang Penunjukan Kecamatan Tidore Selatan sebagai Panitia Penyelenggara Pelepasan Purnabhakti Pengawas, Kepala Sekolah, Guru dan Penjaga TK/SD se-Pulau Tidore Tahun 2018, yang digelar oleh Keluarga Besar Solidaritas Guru TK/SD se-Pulau Tidore ini dilaksanakan di Pendopo Arena Budaya Open Space, Kelurahan Tomagoba, Kecamatan Tidore.

Wali Kota Tidore Ali Ibrahim menyampaikan, ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada 18 guru atas pengabdian yang telah diberikan selama ini. Terutama selama menjalani tugas untuk mendidik anak-anak dalam mengisi Pembangunan di Kota Tikep.

Baca Juga :  Cek Langsung Kebutuhan Sekolah di Baubau, Asrun Lio Juga Perkenalkan Seluruh Pejabat  Dikbud Sultra

“Selamat memasuki masa Purna tugas yang saat ini telah menjalani masa pensiunnya, semoga masa Purnabhakti ini dapat dinikmati dengan penuh rasa kebahagian dan suka cita,” katanya.

Dirinya menambahkan, menjadi pensiunan tidak perlu disesali, justru dengan menjadi pensiunan orang memiliki kesempatan untuk membangun hidup baru tanpa mengandalkan sesuatu dari Negara.

Katanya, Pelepasan Purnabhakti ini memiliki momentum yang harus dijaga makna dan nilainya. Jasa Guru dalam pembangunan Bangsa dan Negara sangat besar, bahkan tidak dapat dibandingkan dengan profesi apapun di dunia ini.

Baca Juga :  Korban Kecelakaan, Warga Butur Butuh Santunan Pemda dan Semua Pihak

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana Pelepasan Purnabhakti, Umi Azis mengatakan kegiatan ini mengambil tema “Pelepasan Purnabhakti Pengawas, Kepala Sekolah, Guru dan Penjaga Sekolah TK/SD se-Pulau Tidore Tahun 2018 kita tingkatkan Solidaritas dan mempererat hubungan silahturahim untuk meningkatkan kompetensi Guru”.

Di kesempatan yang sama, Ketua Solidaritas Guru Se-Pulau Tidore Iskandar Habib, pelepasan Purnabhakti ini nantinya juga akan dialami setiap guru dimana suatu saat nanti setiap guru akan memasuki usia pensiun dan akan diantarkan untuk kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.

 

Reporter : Aswan samsudin

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :