oleh

Warga Soroti Pengadaan Bibit Jahe dan Durian Sumber DD Samaturue

Faktual, Net, Sinjai, Sulsel – Hampir semua desa berlomba-lomba untuk memajukan kesejahteraan masyarakatnya. Bahkan, menganggarkan puluhan juta untuk satu kegiatan.

Seperti halnya di Desa Samaturue, yang mana proyek penanaman Jahe sementara berjalan dan pengadaan bibit durian,

Kendati demikian, muncul pertanyaan dari pihak Lembaga Sosial Kontrol, BPAN AI (Badan penelitian aset negara aliansi Indonesia) M.Said Mattoreang bersama warga Desa Samaturue, Kecamatan Tellulimpo’e, Kabupaten Sinjai,

Di mana anggaran dianggap terlalu tinggi, sementara menurutnya hasil yang akan dituai belum tentu bisa mengembalikan anggaran yang di gelontorkan untuk proyek tersebut.

Ket foto: Papan proyek pengadaan Bibit Jahe

“Seharunya sebelum penganggaran alangkah baiknya di kaji dulu lebih mendalam agar anggaran Dana Desa bisa benar bermanfaat dan bisa berkelanjutan,” katanya, Selasa (27/07/2021).

“Jangan sampai pada saat panen, tidak bisa mencukupi anggaran yang sudah di gelontorkan atau modal tidak bisa kembali karena luas lahan hanya 50 M persegi sedangkan jumlah jahe yang mau di tanam sekitaran 5000 pohon. Otomatis jahe belum tertanam semua, lahan sudah penuh,” tambahnya.

Sementara Kepala Dusun Korong, Nasrullah, yang juga dipercayakan untuk memantau kegiatan tersebut dikarenakan proyek tersebut berada di wilayahnya. Pihaknya mengatakan tidak terlalu tau terkait masalah sistem perencanaan tersebut pada saat dikonfirmasi.

“Saya hanya memantau disini. Dan setahu saya, sistem pengkajianya secara borongan, namun pelaporanya tetap harian. Dimana 12 (Dua belas) juta untuk biaya perintisan dan untuk biaya penanaman lain lagi biayanya, yaitu dihitung per pohon yaitu 1000 Rupiah per pohon,” ujarnya.

Terpisah, Pendamping Desa, Musliati, yang di konfirmasi via Telepon seluler, ia pun menuturkan bahwa belum melihat RAB untuk mencocokan di lapangan.

“Sampai saat ini saya belum melihat RAB nya. Pada saat ingin menemui Sekdes Samaturue, Sulaiman, ia tidak di kantor,” jelasnya.

Ket foto: BPAN AI, M.Said Mattoreang

Bukan hanya jahe tapi pengadaan Bibit durian, menurut informasi yang sempat di himpung, dalam pembagian bibit durian tersebut bertepatan di pileg tahun 2019.

Terkait pengadaan bibit jenis durian, disebutkan warga Desa Samaturue kecamatan Tellulimpo’e, inisia HS, mengatakan sekaran bagaimana kondisinya seperti apa.

“Disaat itu ada beberapa warga menerima bibit tersebut belum di taman sudah mati” kata HS.

Ditambahkan, bahwa bibit tersebut waktu pembagian, katanya HS bantuan Calong legislatif namun tidak sebutkan siapa Caleg tersebut.

“Itu dulu yang bagi bibit bantuan caleg, kenapa di saat rapat lapor pertanggung jawaban di kantor Desa, ada pengadaan bibit sebanyak Rp. 80 juta lebih, saya kaget di saat rapat kebutulan saya hadir, Sekaran banyak itu masyarakat pertanyakan itu” ungkap HS.

Hingga berita ini tayang, Kades dan sekdes Samaturue, sementara dikonfirmasi

Laporan: RN/Dzul

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :