Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
BeritaDaerahHeadline

Warga Kelurahan Pannampu Laporkan Oknum Panwascam Kecamatan Tallo ke Bawaslu, Ada Apa

32
×

Warga Kelurahan Pannampu Laporkan Oknum Panwascam Kecamatan Tallo ke Bawaslu, Ada Apa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Makassar, Sulsel – Muhammad Sapir warga Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Kota Makassar melaporkan oknum Panwascam atas nama Mudassir ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Oknum tersebut diduga melakukan pelanggaran pada tahapan seleksi PTPS di Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Hal itu dibuktikan dengan adanya tanda bukti Penyampaian Laporan dengan NOMOR : 002/PL/PW/KOTA/27.01/XI/2020, pada hari Kamis 26 November 2020 di Jl. Hertasning no.11 Makassar.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Tak hanya itu, sejumlah deretan nama pun ikut di keluarkan dari tahapan seleksi PTPS diantaranya Rahmatullah SE dan Rasul Z.

“Saya tidak tau apa sebab dan akibatnya kenapa nama saya tidak ada di dalam tahapan seleksi PTPS. Dan 2 (dua) orang lagi yang ikut dikeluarkan namanya yaitu Rahmatullah SE dan Rasul Z. Kami bertiga tidak tau apa pokok permasalahannya,” jelas Muhammad Sapir saat dicomfirmasi media ini, Rabu (03/12/2020).

Saat ditanya, opini masyarakat itu seperti apa, dan siapa masyarakat itu, Mudassir hanya menjawab itu privasi, malah dia tambahkan kalau anda tidak terima silahkan melapor ke Bawaslu.

Baca Juga :  PPJAI Jadi Tuan Rumah Deklarasi Gerakan Herbal dan Rempah Indonesia di Banyumas, Menko Pangan Dorong Kebangkitan Industri Jamu dan Rempah Nasional

“Setelah kami konfirmasi ke Panwascam Kecamatan Tallo dan bertemu dengan Mudassir malah dia tidak bisa menjawab bahkan hanya beralasan opini masyarakat,” lanjutnya.

“Setelah kami sampai ke Sekertariat Bawaslu, kami disambut baik dan ramah oleh Koordiv Penanganan Pelanggaran Ibu Sri Wahyuningsih,SH dan menceritakan kejadian itu,dan setelah itu kami di arahkan untuk melapor secara resmi,” tandasnya.

Pria yang akrab disapa Sapir ini pun berharap agar dalam kasus ini ada keadilan,supaya tidak ada lagi kejadian seperti ini.

“Saya hanya berharap agar ada keadilan atas kejadian ini,supaya dibelakang hari tidak ada kejadian dengan hal serupa,” tutur Muhammad Sapir.

Sementara itu,Koordiv Penanganan Pelanggaran Sri Wahyuningsih,SH saat dikonfirmasi Selasa 1 Desember 2020 melalui via WhatsAppnya dan pertanyakan sejauh mana laporan Muhammad Sapir,belum juga memberikan jawaban hingga hari ini.

Editor: Anton

Tanggapi Berita Ini