oleh

Wakil Gubernur Minta Pelayanan Kepada Warga Diutamakan

Faktual.Net, Jakarta-Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) menghadiri silahturahmi dengan jajaran pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Barat, di Ruang Pola, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jumat (10/07/2020).

Hadir dalam silaturahmi, Wali Kota Jakarta Barat  Rustam Effendi ; Wakil Wali Kota Muhammad Zen ;  Dandim 0503/JB, Kol (inf) Dadang Ismail Marzuki;  Wakapolres Jakbar AKBP Rusdy Pramana Suryanagara ; anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Eneng Malianasari; Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Bayu Adhi Nugroho  Arianto; serta Kasatpol PP Arifin.

Dalam kesempatan itu, Ariza meminta aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Jakarta Barat tetap memberikan pelayanan dengan baik bagi masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

“Kami datang berdialog untuk memastikan bahwa pelayanan yang diberikan mulai dari Kotamadya, kecamatan, dan kelurahan, adalah pelayanan terbaik buat warga. Pelayanan yang berintegritas,” ujarnya.

Baca Juga :  12 Pelanggar PSBB di Tugu Selatan Ditindak

Menurutnya,  Gubernur DKI Jakarta, Anies R.Baswedan adalah sosok pemimpin yang cerdas dan berintegritas. Artinya, pelayanan dari lingkungan Pemprov DKI Jakarta hingga kelurahan haruslah pelayanan yang cerdas, terintegrasi, proporsional, dan melayani tanpa ada pungutan.

Pelayanan terbaik juga harus berpihak. Berpihak pada masyarakat yang kurang mampu. “Pelayanan yang diberikan harus berpihak pada masyarkat belum mampu dan lemah, termasuk pelayanan kaum disabilitas. Itulah pelayanan yang harus diberikan kepada masyarakat Jakarta.” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Ariza juga memaparkan 4 permasalahan yang terjadi di wilayah Jakarta Barat. Empat permasalah itu adalah banjir, kebakaran, kemacetan dan wabah COVID-19.

Baca Juga :  Kecamatan Cilincing Gencarkan Protokol 3M Lawan COVID-19

Untuk masalah banjir dan kebakaran, Pemda DKI Jakarta bersama anggota DPRD akan melakukan peninjauan pada titik-titik rawan banjir dan kebakaran di Jakarta Barat.

“Kita akan meninjau bersama DPRD. Dari awal kita bisa antisipasi mencegah kebakaran yang kemungkinan terjadi pada bulan kemarau. Begitu pula, musibah banjir yang terjadi pada musim hujan,” paparnya.

Terkait pandemi COVID-19, Ariza menambahkan bahwa anggaran belanja daerah terkoreksi hingga 53% dari total perkiraan Rp 87 Triliun. Tapi, bukan berarti pembangunan berjalan di tempat. Pemprov DKI Jakarta akan mencari terobosan untuk melanjutkan pembangunan serta mencegah potensi bencana meski dengan anggaran yang terbatas. (Johan/Amin)

 

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :