Faktual.Net, Lombok, NTB. Persatuan Indonesia maju lahir dari karya dan kerja generasi muda. Pemuda Nusantara diharapkan mampu menghadapi 4 (Empat) tantangan saat ini dalam menjaga keutuhan Bangsa. Hal itu diungkapkan Wakil kepala kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Gatot Eddy Pramono dalam penutupan Tanwir IMM ke XXVIII di Hotel Santika Mataram, Lombok, Sabtu (08/02/2020).
“Dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, generasi mudah harus mampu memahami dan mampu menghadapi 4 tantangan bangsa,” ungkap polisi berpangkat Bintang tiga itu.
Adapun 4 (empat) tantangan tersebut yakni Pertama Politik dan Hubungan Internasional, dimana dunia Anarki sehingga menyebabkan berlakunya hukum rimbah antara perang Negara barat dan Negara timur dalam semua aspek.
Kedua dampak Demokrasi, dimana terbukanya ruang publik dan merebaknya civil society tidak selalu berkolerasi dengan penguatan demokrasi sehingga muncul kekerasan Politik, Anarki, dan Radikalisme.
Ketiga Hoax dan Media Sosial, alhasil merujuk pada kabar bohong, dan ujar kebencian di media sosial sehingga mengakibatkan nilai kebangsaan pupus.
Dan keempat Primordialisme dan Politik Identitas, di sebabkan tuntutan kehidupan demokrasi serta realitas sosial beragam dan tidak bisa diseragamkan sehinga muncul politik identitas yang akan memecah bela keutuhan bangsa.
Hal yang sama di ungkapkan dengan singkat Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah bahwa upaya dalam mempersatukan Bangsa muncul dari generasi yang memiliki kemampuan untuk menangkap sinyal perubahan.
“Generasi harus mampu menangkap sinyal perubahan, sebab itulah upaya serius bisa menghasilkan pemuda Indonesia yang berkualitas sehingga wawasan kebangsaan kita akan bertambah dan mampu menjaga kebhinekaan”, Ungkap Zulkieflimansyah.
Selain itu, Ketua Umum DPP IMM, Najih Prasetyo sebelum menutup kegiatan nasional tersebut menghimbau kepada seluruh kader IMM harus tetap menjaga persatuan untuk Indonesia maju.
“Walaupun kita maju dengan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM), akan tetapi tidak memiliki konsepsi persatuan maka yakin negara ini tidak akan maju yang ada hanya kehancuran semata”, tutupnya.
Reporter : Zahirudin
















