Example floating
Example floating
Example 728x250
Metropolitan

Wagub DKI Resmikan Empat TPS 3R

×

Wagub DKI Resmikan Empat TPS 3R

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Jakarta Utara, DKI Jakarta-Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, meresmikan empat Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS 3R), di Semper, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (21/03/2025).

Peresmian ini menjadi upaya nyata Pemprov DKI Jakarta dalam membangun kesadaran dan mengurangi volume sampah langsung dari sumbernya.Acara ini juga sekaligus menjadi pencanangan pembentukan 870 bank sampah baru dan reaktivasi 852 bank sampah yang tidak aktif di Jakarta.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

“Ini adalah kepentingan kita bersama. Masalah sampah di Ibu Kota atau kota-kota besar menjadi tanggung jawab kita bersama. Kita mulai memberikan sosialisasi, kita harus memilah sampah dari rumah, sehingga kita bisa mengurangi sampah di TPA,” ujar Wagub Rano yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto.

Adapun empat TPS 3R yang diresmikan adalah TPS 3R Semper, TPS 3R Sunter, TPS 3R Rawa Terate, dan TPS 3R Bambu Larangan. Khusus di TPS 3R Semper, jumlah sampah yang diolah mencapai 25 ton per hari. Kehadiran TPS 3R dan bank sampah juga akan mengurangi beban TPST Bantargebang serta mendukung Jakarta menuju kota yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Polisi Bagikan Air Mineral dan Snack pada Pelayanan Unjuk Rasa Ojol

Sementara itu, Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menambahkan, DLH DKI Jakarta mengolah sampah dari hulu, tengah, hingga hilir. Pada bagian hulu, pihaknya mendorong masyarakat untuk menggiatkan bank sampah.

“Dengan demikian, nantinya warga bisa melakukan pemilahan sampah secara mandiri. Sampah anorganik bisa masuk ke bank sampah untuk kemudian diolah masing-masing. Sementara itu, sampah yang tidak memiliki nilai ekonomis dapat diproses di TPS 3R,” katanya.

Asep menjelaskan, TPS 3R ini mampu menghasilkan Refused Derived Fuel (RDF) atau Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) yang akan disuplai ke PLN dan industri semen sebagai offtaker.

“Infrastruktur ini menunjang langkah strategis DLH DKI Jakarta dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Kami juga mendorong masyarakat untuk menjalankan bank sampah berbasis ekonomi sirkular,” tutup Asep.

(Amin)

Tanggapi Berita Ini