Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
BeritaDaerah

Viral, Dukungan Mahasiswa Asal Wakorut ke Satu Paslon Ditanggapi Miring

32
×

Viral, Dukungan Mahasiswa Asal Wakorut ke Satu Paslon Ditanggapi Miring

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Buton Utara, Sultra – Dukungan ratusan Mahasiswa asal Kecamatan Wakorumba Utara (Wakorut), Kabupaten Buton Utara (Butur), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang mengarah kepada pasangan Ridwan Zakaria – Ahali rupanya ditanggapi kurang baik oleh segelintir orang.

Ridwan Zakaria – Ahali merupakan salah satu Pasangan calon (Paslon) yang bakal bertarung pada ajang Pemilihan Calon Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 di Kabupaten Butur. Dukungan para mahasiswa tersebut ditanggapi miring oleh orang lain dengan tudingan hak-hak suara yang terjual. Hal ini pun ramai diperbincangkan di jejaring sosial media (Sosmed) beberapa waktu lalu.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Diawali dari cuitan pemilik akun facebook (fb) bernama Lawyer Hasan yang mengomentari pemberitaan Mahasiswa Asal Wakorut Dukung Ridwan Zakaria di Pilkada Butur.

“Wowww mahasiswa ternyata mahasiswa wakorumba utara semua telah dibeli oleh RZ mungkin setelah ambil uangnya kerry si rukman langsung dia beli kepalanya mahasiswa wakorumba utara. Ternyata mereka murah murah ya,” ujar akun fb Lawyer Hasan dalam cuitannya.

Lanjut, tulisan itu lalu mendapat tanggapan dari akun bernama La Wuci. “Tidak ada orang bisa di beli hanya mungkin karena hati nurani adik adik mahasiswa sudah mengatakan bahwa mereka lebih memilih Ridwan – Ahali,” tulisnya di kolom komentar.

Selanjutnya, akun Lawyer Hasan lalu menyambung komentar La Wuci dengan mengirimkan kalimat yang arahnya mempertanyakan oknum yang mengklaim seluruh mahasiswa Wakorumba Utara.

“Baru kali ini anak mahasiswa gampang sekali dibeli dan mengklaim seluruh mahasiswa Wakorumba Utara. Siapa itu ya seolah semua mahasiswa dibawah genggamannya. Ngerry eeeee,” tulis akun Lawyer Hasan.

Baca Juga :  Ratusan Jemaah Haji Batang Diberangkatkan, Bupati Titip Doa dan Perhatian Khusus untuk Lansia

Tak sampai disitu, tanggapan miring juga berkelanjutan pada status yang dibuat oleh akun bernama Juisal. Di beranda fb-nya ia turut mempertanyakan nama oknum yang dinilai telah menjual

“Siapa yg jual mahasiswa Wakorumba Utara…??? Tanya ketua Hippmawara,” tulis akun Juisal.

Sontak, tulisan Juisal yang diketahui berprofesi sebagai Lurah Labuan, Kecamatan Wakorut itu dibanjiri komentar warganet lainnya. Sampai saat ini, tulisannya sudah mendapat 42 like dan 92 komentar. Ada yang pro maupun kontra.

Yogit Ashari selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Wakorumba Utara (Hipmawara) tidak menerima baik, jika organisasi yang dinahkodainya tergiring urusan politik. Seakan-akan dukungan ratusan Mahasiswa Wakorut yang mengarah ke salah satu figur itu dituding terjual karena campur tangan darinya.

“Apa maksudnya seorang Lurah membuat status seperti itu? Saya tidak pernah menjual atau menggaransikan Hipmawara untuk mengarah kemana pun. Adapun mereka (mahasiswa, red) ke toronipa itu adalah karena hak-hak mereka,” kesal Yogit dibalik telepon genggamnya saat dihubungi media,Selasa (14/7/2020).

Menurutnya, kegiatan silaturahmi yang dilakukan salah satu bakal calon Bupati bersama para Mahasiswa tersebut merupakan hal yang lumrah, serta merupakan hak konstitusional sebagai warga negara selama tidak mencatut nama organisasi.

“Yang jelas, organisasi tidak boleh digiring ke arah politik praktis,” timpalnya.

Mahasiswa Fakultas Hukum di Universitas Haluoleo (UHO) itu juga mengancam bakal menempuh jalur hukum, jika ada oknum yang mencoba mencatut dan menjelek-jelekkan nama Hipmawara.

“Sebagai generasi muda, sudah sewajarnya mengambil peran-peran demi kemajuan daerah kita tercinta asal jangan membawa-bawa nama Organisasi,” pungkasnya.

Reporter: Zahirudin

Tanggapi Berita Ini