
Faktual.Net, Buteng, Sultra – Kasus penganiayaan terjadi di Desa Wakabangura, Resmi dilaporkan ke Polsek Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Rabu (04/05/2022) kemarin.
Kejadian ini diketahui berada di Jalan Poros Desa Wakabangura Rabu (04/05/2022) sekitar pukul 18.00 Wita (Malam). Belum diketahui secara jelas apa motif pemuda tersebut sehingga di aniaya.
Korban Penganiayaan Nurdin (23) asal Warga Desa Napa, sebelum kejadian itu, ia mengunjungi temannya yang di pukul di Lamaraja dan ia melewati jalan poros di Desa Wakabangura dan terhalangi orang-orang yang berkerumunan di tengah jalan saat menonton acara silat.
“Saya ditahan dan ditanya sama pelaku kenapa gas motor, lalu saya menjawab untuk kasih minggir orang yang berkumpul di tengah jalan karena saya mau jemput temanku yang di pukul juga. Pelaku ini langsung memukul saya bersama teman-temannya sehingga mengakibatkan mengalami memar di badan,” kata Nurdin.
Sementara itu, Saksi La Singgah (30) Seorang warga Desa Napa mengungkapkan kronologi kejadian saat pemukulan di Desa Wakabangura. Melihat korban sudah di cekik lehernya dan di keroyok beberapa orang dari Wakabangura. Tanpa basa basi, para pelaku lalu menghajar korban hingga babak belur.
“Saat kejadian itu, saya berhasil tahan yang mencekik leher si korban dan mengamankanya dan pelakunya sudah catat namanya agar dilaporkan ke pihak kepolisian untuk di mediasi,” ujarnya kepada media ini di Kantor Polsek Mawasangka.
Korban sudah melaporkan kasus tindak pidana penganiyaan, untuk diselediki Polsek Mawasangka dan meminta kejadian tersebut untuk dituntaskan.
“Kami itu sudah melaporkan ke pihak Polsek Mawasangka untuk ditangani dengan cepat kasus ini agar tidak terjadi korban-korban selanjutnya,” ucap pihak keluarga Korban.
Ditempat yang sama, Kapolsek Mawasangka La Ode Racmat mengatakan pihak kepolisian bersama kepala Desa Wakabangura terus berupaya melakukan pencarian pelaku penganiayaan ini sejak kemarin namun pelaku masi belum sempat ditemukan dan tak terlihat.
“Kami berupaya semaksimal mungkin untuk mencari pelaku namun belum ditemukan dan hari ini akan menghadirkan keluarga kedua belahpihak ini untuk diselesaikan sesuai tuntutan korban,” ujarnya.
Pihak korban menunggu iktikad baik para pelaku untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dan diharap mampu membuka motif penganiayaan, agar diselesaikan bersama pihak kepolisian. (Red)














